Tim SAR cari sembilan ABK kapal terbalik di perairan Bintan-Kepri

5 days ago 10

Tanjungpinang (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang mencari sembilan anak buah kapal (ABK) dalam kecelakaan kapal KM Makmur Jaya terbalik di perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan pihaknya menerima informasi KM Makmur Jaya bermuatan 29 orang tersebut mengalami insiden terbalik pada koordinat 01∘00.584′N−105∘19.255'S, Minggu pukul 21.05 WIB, dari agen kapal bernama Lago.

"Lokasi kejadian tercatat berada pada jarak sekitar 90 NM dari Dermaga Sekupang, Batam," kata Fazzli dalam keterangannya di Tanjungpinang, Minggu malam.

Ia mengemukakan kronologis kejadian bermula saat KM Makmur Jaya bertolak dari Kampung Bugis, Tanjungpinang, menuju Pulau Pengibu, Sabtu (7/3) pukul 14.00 WIB.

Namun, pada Minggu dini hari pukul 04.00 WIB, kapal dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan posisi kapal miring hingga akhirnya terbalik di perairan Pulau Merapas.

Dalam situasi darurat, kata Fazzli, 20 orang ABK berusaha menyelamatkan diri dengan bertahan di atas badan kapal yang terbalik. Sementara sembilan orang lainnya berhasil naik ke sekoci penyelamat, namun kemudian terpisah dari kapal utama.

Baca juga: SAR Tanjungpinang cari seorang kru kapal tenggelam di perairan Karimun

Sebanyak 20 ABK berhasil dievakuasi oleh kapal KM Sinar Abadi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian pada pukul 11.00 WIB.

"Sebanyak 20 ABK yang bertahan di badan kapal langsung dievakuasi ke Pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan, untuk diserahterimakan kepada pihak agen kapal," ujar Fazzli.

Fazzli melanjutkan hingga saat ini 20 korban dinyatakan selamat dan sedang dalam tahap penggalian informasi. Sedangkan sembilan ABK yang berada di sekoci penyelamat masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Fazzli menambahkan, tim Rescue Pos SAR Batam bersama kru KN SAR Purworejo 101 yang berjumlah 22 personel telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan guna mencari sembilan ABK hilang tersebut.

Pencarian korban turut melibatkan potensi SAR gabungan dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, Polairud Bintan, dan Pos AL Berakit.

Baca juga: SAR cari seorang nelayan tenggelam di perairan Bintan Kepri

"Tim diestimasikan tiba di area pencarian pada Senin (9/3) pukul 06.30 WIB untuk segera melakukan penyisiran intensif," demikian Fazzli.

Pewarta: Ogen
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |