Kurma Berulat Dibagikan di Sekolah, Guru Kecewa dengan Program MBG Yosorejo

20 hours ago 4

2 Maret 2026 | Redaksi Rakyat News | 74 views

RAKYATNEWS.CO.ID, METRO – Protes guru kembali mencuat soal Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Yosorejo, Metro Timur yang dibagikan pada Kamis (26/02/2026). Dugaannya, terdapat ulat pada kurma yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yosorejo.

Kurma busuk dan berulat itu membuat protes oleh sebagian guru yang menemukan ulat pada MBG di sekolah SMP Swasta tersebut. Guru tersebut sangat menyayangkan adanya ulat pada makanan MBG tersebut. Karena menurutnya, ini program yang baik dari pemerintah pusat.

“Kalau ini program pemerintah, seharusnya lebih baik lagi,” kata EV kepada awak media, Sabtu (28/2/2026).

EV (40) membenarkan adanya ulat di makanan kurma pada MBG tersebut. “Benar, MBG itu kurmanya ada ulatnya. Kebetulan saya juga makan dan saya melihat, kurmanya memang sudah ada lubangnya, akhirnya saya buka dan ada ulatnya di dalam kurma tersebut,” beber EV.

Setelah ia mendapatkan ulat pada MBG tersebut, EV langsung spontan kaget dan langsung memfoto kurma MBG tersebut. “Saya tunjukkan ke rekan-rekan guru dan benar. Dokumentasi itu saya langsung kirim ke pihak yang berwajib, artinya sering koreksi ke pihak kami,” kata EV.

EV kecewa dengan program pemerintah yang seharusnya dapat terlaksana dengan baik. Tentunya, harusnya sesuai petunjuk teknis. Pada SPPG tersebut, fungsi utama ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah memastikan kualitas, keamanan, dan kecukupan gizi makanan yang disajikan kepada sasaran.

Mereka menyusun menu seimbang sesuai standar AKG, mengawasi keamanan pangan dari bahan mentah hingga distribusi, serta melakukan edukasi gizi dan evaluasi program. Namun, sebaliknya, ahli gizi pada SPPG tidak berfungsi dengan maksimal dalam memberikan rasa aman kepada siswa dan guru dalam memberikan MBG tersebut.

Pihak MBG Yosorejo, Metro Timur, sampai saat ini tidak dapat dimintai keterangan terkait penemuan kurma berulat tersebut. Baik ditemui di kantor pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, dapur MBG tersebut terlihat kosong.

Melalui pesan awak media, mencoba menghubungi melalui pesan WhatsApp Kepala SPPG Yosorejo, Regina Melina, seakan enggan menanggapi wartawan.(Tim JMSI) 

Navigasi pos

Read Entire Article
Rakyat news | | | |