Progres Tol Kediri–Tulungagung berhenti sementara

6 hours ago 6

Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Progres pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, untuk sementara terhenti menyusul berakhirnya masa penetapan lokasi (penlok) pada Desember 2025.

Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tulungagung Tutur Pamuji Purbosayekti, Jumat, mengatakan hingga kini belum ada informasi resmi terkait perpanjangan penlok dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Melihat penlok yang sudah berakhir pada Desember 2025 dan belum ada informasi perpanjangan, maka secara administratif proyek ini bisa dikatakan berhenti sementara," kata Tutur, Jumat.

Ia menjelaskan, proyek Jalan Tol Kediri–Tulungagung merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang diprakarsai PT Gudang Garam.

Ruas tol tersebut direncanakan memiliki panjang 44,17 kilometer dengan estimasi nilai investasi sekitar Rp9,92 triliun.

Menurut Tutur, penlok merupakan dasar hukum dalam proses pengadaan tanah.

Perpanjangan penlok hanya dapat dilakukan paling lambat enam bulan sebelum masa berlaku berakhir.

Di Tulungagung, sekitar 20 persen bidang tanah terdampak telah menerima ganti rugi.

Sementara bagi warga yang telah menyerahkan sertifikat namun belum menerima pembayaran, dokumen tersebut saat ini masih dipegang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

"PPK siap mengembalikan sertifikat kepada warga yang mengajukan permohonan. Untuk warga yang sudah menerima ganti rugi, status tanahnya sudah menjadi milik negara," ujarnya.

Ia menambahkan, apabila proyek kembali dilanjutkan, maka proses pengadaan tanah akan dimulai kembali dari awal, termasuk pendataan, identifikasi, pengukuran hingga penilaian ulang (appraisal) harga tanah.

BPN Tulungagung memastikan terus berkoordinasi dengan pihak terkait sembari menunggu kepastian kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.

Baca juga: Pj Wali Kota sebut Tol Kediri jadi pengungkit perekonomian

Baca juga: Pemprov Jatim upayakan realisasi jalan tol Kediri-Tulungagung

Baca juga: Pembayaran lahan terdampak Tol Kediri-Tulungagung mencapai 50 persen

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |