Pemerintah pastikan pengendalian stok dan harga daging ayam ras

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah memastikan pengendalian stok dan harga daging ayam ras tetap terjaga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah melalui penguatan pasokan, pemantauan distribusi, serta koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas pangan nasional.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti adanya pihak perantara dalam rantai pasok daging ayam ras yang berpotensi memicu fluktuasi harga, sehingga meminta adanya pemetaan wilayah sekaligus mengidentifikasi penyebabnya.

"(Soal) daging ayam ras, Bapanas (Badan Pangan Nasional) harus berpikir, di daerah mana saja yang terjadi kenaikan (harga) daging ayam ras, apa penyebabnya," kata Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menurut Tito, kenaikan harga tidak terjadi di tingkat peternak, melainkan muncul pada tahap distribusi oleh pihak perantara yang membeli dari peternak lalu menjual kembali ke pasar dengan harga lebih tinggi.

Meski demikian, Mendagri juga mengapresiasi tren perbaikan yang mulai terlihat.

Jumlah daerah yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging ayam ras mulai menurun.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan harga daging ayam ras mulai mengalami koreksi. Hingga pekan pertama Maret, jumlah daerah dengan kenaikan IPH tercatat menurun menjadi 176 kabupaten/kota.

Angka itu lebih rendah dibandingkan pekan ketiga dan keempat Februari yang masih mencapai 198 dan 209 kabupaten/kota.

Di sisi lain, jumlah daerah yang mengalami penurunan IPH daging ayam ras meningkat menjadi 96 kabupaten/kota.

Capaian ini membaik dibandingkan dua pekan sebelumnya yang masing-masing tercatat sebanyak 88 dan 84 kabupaten/kota.

Terpisah, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah akan menumpas praktik middleman dan tidak menoleransi penyebab anomali harga di tengah kecukupan produksi nasional.

"Daging ayam itu aku beresin. Memang sedikit saja naiknya, cuma tidak ada toleransi. (Pihak) yang menaikkan ternyata middleman. Itu tidak benar. Produsennya sudah tidak naikkan. Ini harus ditindak karena sudah ada harga acuan, tidak boleh ada yang melanggar," tegas Amran.

Dari sisi pasokan, ketersediaan daging ayam ras nasional dipastikan berada dalam kondisi aman.

Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan per 5 Maret, hingga akhir Maret stok diperkirakan masih surplus sebesar 591,3 ribu ton.

Angka tersebut berasal dari stok awal Maret sebesar 478,5 ribu ton yang ditambah produksi sebesar 475,7 ribu ton.

Sementara kebutuhan konsumsi selama Maret diperkirakan mencapai 362,9 ribu ton.

Pemerintah bergerak cepat merespons dinamika harga daging ayam ras yang tercatat menjadi penyumbang inflasi yang cukup signifikan, baik terhadap inflasi umum maupun inflasi pangan bergejolak (volatile food) secara bulanan pada Februari 2026.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menambahkan pihaknya mendapat arahan Kepala Bapanas agar seluruh pelaku usaha pangan mematuhi ketentuan harga, mulai dari hulu hingga hilir rantai pasok.

"Intinya di hulu tidak boleh nakal. Kemudian di tengah tidak boleh nakal," ujar Ketut.

Meski begitu, Ketut berharap seluruh kepala daerah di Indonesia dapat memantau sekaligus menugaskan kepala dinas terkait untuk turun ke lapangan guna menjaga stabilitas komoditas strategis tersebut.

Pemerintah melakukan intervensi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Masyarakat dapat memperoleh daging ayam beku berkualitas premium sesuai harga acuan penjualan (HAP) Rp40.000 per kilogram.

Program GPM daging ayam beku saat ini tersedia di lebih dari 1.200 outlet yang tersebar di 17 provinsi dan akan berlangsung hingga sehari sebelum Idul Fitri.

GPM itu kolaborasi antara Bapanas dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia, dan PT Malindo Feedmill Tbk. Masyarakat dapat mengetahui lokasi GPM daging ayam ras beku melalui tautan di bit.ly/gpmdagingayam2026.

Baca juga: Harga daging ayam Rp41.050/kg, cabai rawit Rp78.900/kg di Minggu pagi

Baca juga: Mentan Amran tegaskan harga daging dan telur ayam harus sesuai HET

Baca juga: Amran tegaskan tak ada kompromi, segel distributor pangan bila "nakal"

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |