Kemeneraf hadirkan "board game" untuk pemulihan anak di Tapanuli Utara

5 days ago 8

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Gim Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memanfaatkan dan menghadirkan permainan papan atau board game untuk mendukung pemulihan sosial anak-anak di Tapanuli Utara pascabanjir di Sumatera Utara.

Permainan ini hadir sebagai sarana edukasi serta sarana trauma healing bagi anak-anak yang memainkannya dalam kegiatan bertajuk "Riang dan Kreatif dalam Permainan Gim Papan".

“Ekonomi kreatif mampu menghadirkan solusi inovatif dan inklusif. Board game mendorong kreativitas anak, membangun ruang interaksi untuk pemulihan psikososial, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth,” ujar Menteri Teuku Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa subsektor gim tidak hanya memiliki potensi ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata.

Hal ini menurutnya dibuktikan lewat program dukungan pemulihan sosial bagi anak pascabencana banjir di Tapanuli Utara yang melibatkan 50 peserta anak-anak dari berbagai sekolah dan komunitas setempat.

Baca juga: Menekraf dorong inovasi ekraf dengan pendekatan hexahelix

Dalam mewujudkan program ini, Direktorat Gim Kemenekraf berkolaborasi dengan Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) menghadirkan gim hasil kolaborasi akademisi dan industri.

Beberapa karya yang hadir termasuk karya dari ITB, Vistalab Mediakreasi, dan workshop Gimersia Creator Camp 2025. Peserta juga diajarkan secara langsung mengenai proses kreatif perancangan gim.

Dua karya unggulan dari peserta workshop Gimersia Creator Camp turut diperkenalkan kepada siswa, yakni Cats and The Rugs karya Diah Ayoe dan Sszoo!! karya Febianzini, yang keduanya berasal dari Bandung.

Kehadiran karya-karya ini tidak hanya memperkenalkan produk kreatif anak bangsa, tetapi juga memperlihatkan bagaimana proses desain permainan dapat menjadi sarana pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).

Kasubdit Pemasaran dan Komersialisasi Gim Kemenekraf Iman Argiono menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi pascabencana yang memanfaatkan board game sebagai media intervensi sosial sederhana namun efektif.

Baca juga: Pemerintah jajaki kolaborasi pengembangan talenta dan pasar ekraf

Board game dalam kegiatan ini diposisikan bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai instrumen yang membantu proses trauma healing sekaligus mengenalkan produk ekonomi kreatif subsektor gim kepada masyarakat,” ujar Iman.

Program serupa tidak hanya hadir di Tapanuli Utara tapi juga di Padang Pariaman. Replikasi ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan papan memiliki potensi dikembangkan sebagai model intervensi edukatif dan sosial di berbagai daerah, khususnya wilayah terdampak bencana.

Melalui program ini, Kemenekraf mendorong pemanfaatan subsektor gim sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional sekaligus menghadirkan inovasi kreatif yang memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Menekraf tegaskan ruang terbuka hijau miliki potensi ekonomi

Baca juga: Kementerian Ekraf dukung IFEX jembatani furnitur lokal ke pasar global

Baca juga: Kampus dinilai sebagai fondasi bagi pelaku ekonomi kreatif

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |