BRI serap kuota kredit program perumahan Rp2,3 T hingga Februari 2026

12 hours ago 4
pembiayaan sektor perumahan, termasuk bagi pelaku UMKM di rantai pasok konstruksi, dapat tersalurkan secara lebih merata dan efektif

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pada tahun ini telah menyerap kuota Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp2,3 triliun yang disalurkan kepada 17.443 debitur sejak awal Januari hingga akhir Februari 2026.

Realisasi tersebut telah mencapai 28,75 persen dari target penyaluran KPP tahun 2026 sebesar Rp8 triliun. Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan target KPP didukung oleh kekuatan fundamental BRI, mulai dari basis nasabah yang besar hingga jaringan layanan yang menjangkau hingga pelosok Indonesia.

“Dengan demikian, pembiayaan sektor perumahan, termasuk bagi pelaku UMKM di rantai pasok konstruksi, dapat tersalurkan secara lebih merata dan efektif,” kata Hery dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

KPP merupakan fasilitas pembiayaan investasi dan modal kerja yang mendapatkan subsidi pemerintah, yang ditujukan untuk menggerakkan roda ekonomi dan aktivitas UMKM dari sisi supply dan demand, khususnya di sektor bahan bangunan dan konstruksi.

Skema ini tidak hanya mendukung kepemilikan rumah bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan multiplier effect yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hery menyampaikan bahwa optimalisasi penyaluran KPP merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, penguatan pembiayaan di sektor perumahan tidak hanya berfokus pada sisi konsumsi, tetapi juga pada sisi produksi.

Dengan mendukung pelaku usaha bahan bangunan, kontraktor skala kecil, hingga distributor di daerah, KPP diharapkan mampu menciptakan ekosistem perumahan yang berkelanjutan serta meningkatkan daya ungkit ekonomi lokal.

Adapun capaian penyaluran KKP oleh BRI menempatkannya sebagai bank dengan penyaluran KPP tertinggi secara nasional, dengan kontribusi sekitar 52,2 persen dari total penyaluran KPP nasional.

Menurut perseroan, dominasi ini menegaskan komitmen dan konsistensi BRI dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan, sekaligus memperkuat peran perseroan sebagai motor penggerak pembiayaan berbasis kerakyatan.

Ke depan, BRI menyatakan akan terus mengakselerasi penyaluran KPP dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang terukur.

Melalui langkah ini, BRI optimistis dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin penyaluran KPP nasional, sekaligus mempertegas peran sebagai bank yang senantiasa hadir memberikan solusi keuangan bagi masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pun mengapresiasi terhadap kinerja BRI, dengan menegaskan bahwa peran BRI sangat strategis dalam memastikan keberhasilan program perumahan rakyat, termasuk optimalisasi KUR Perumahan atau KPP.

Baca juga: BRI jadi kontributor terbesar penyaluran kredit Program Perumahan Nasional

Baca juga: Satgas Perumahan sebut pembangunan hunian beri dampak besar ke ekonomi

Baca juga: SMF: Pendanaan rumah subsidi tetap terjaga di tengah ketidakpastian

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |