Rudi Garcia tidak akan perpanjang kontrak dengan Belgia

8 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional Belgia Rudi Garcia dipastikan tidak akan melakukan perpanjangan kontrak ketika kesepakatan kerjanya saat ini berakhir pada 31 Juli 2026, demikian diummkan Asoiasi Sepak Bola Belgia (RBFA).

Dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa, RBFA dan Garcia memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama setelah Belgia terhenti di perempat final Piala Dunia 2026.

RBFA mengucapkan terima kasih kepada Garcia yang telah membawa Belgia melewati masa-masa sulit dengan membawa The Red Devils mengamankan posisi di UEFA Nations League A dan lolos ke Piala Dunia 2026.

"Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Rudi Garcia dan stafnya atas dedikasi, profesionalisme, dan komitmen mereka selama 18 bulan terakhir, serta mendoakan kesuksesan bagi mereka di masa mendatang," tulis pernyataan resmi RBFA.

Ucapan perpisahan juga turut disampaikan oleh Garcia melalui unggahan di instagram pribadinya yang mengatakan keputusan ini diambil setelah terjadinya diskusi di antara kedua belah pihak.

Menurutnya merupakan pengalaman luar biasa bisa menangani tim seperti Belgia dan perjalanannya selama 18 bulan terakhir adalah sesuatu yang sangat berharga.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang luar biasa, direktur olahraga Vincent Mannaert, serta para penggemar yang telah mendukung kami sepanjang Piala Dunia. Saya mendoakan yang terbaik bagi Belgia dalam melanjutkan transisi generasi yang telah saya mulai," tulis Rudi Garcia.

Pelatih berkebangsaan Prancis tersebut ditunjuk menangani Timnas Belgia sejak 24 Januari 2025 menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Domenico Tedesco.

Selama menangani Belgia, Rudi Garcia melewati 12 pertandingan di berbagai ajang dengan tujuh kemenangan, empat hasil imbang dan menelan satu kekalahan.

Baca juga: Rudi Garcia akui laga pertama Piala Dunia selalu sulit bagi Belgia

Baca juga: Lionel Messi ungkap kekecewaan Argentina gagal pertahankan Piala Dunia

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |