Jakarta (ANTARA) - Manajemen klub Garudayaksa FC berkomitmen memberikan panggung bagi para pemain muda lokal dengan bermain bersama tim tersebut agar dapat berkembang menjadi talenta-talenta unggulan bagi sepak bola Indonesia.
"Garudayaksa akan menjadi panggung untuk anak Indonesia termasuk pemain-pemain muda," kata CEO Garudayaksa FC Muhamad Reza Anugrah dalam acara "Peluncuran Sponsorship Utama dan Jersey Baru oleh Zentara dan Garudayaksa" di Jakarta, Jumat.
Salah satu langkah besar yang diambil tim tersebut adalah merekrut penyerang Timnas Indonesia U-20 Arkhan Kaka untuk memperkuat tim debutan Super League 2026/2027 itu.
Reza menjelaskan bahwa pihaknya sudah lama mengincar Arkhan Kaka karena potensi yang dimiliki pemain berusia 20 tahun tersebut sangat dibutuhkan tim.
Ketika pihaknya mempresentasikan profil Arkhan kepada pelatih baru, Milos Joksic, kata dia, sang pelatih sangat menyukai karakter pemain seperti Arkhan.
"Kami membutuhkan pemain yang bisa menjadi fondasi tim untuk jangka panjang," katanya.
Sebelumnya, Garudayaksa juga merekrut Muhammad Alfharezzi Buffon yang berusia 20 tahun. Namun, Buffon kini dipinjamkan ke Dewa United.
Keputusan tersebut diambil agar pemain yang berposisi sebagai bek sayap itu bisa mendapatkan lebih banyak menit bermain sehingga dapat terus berkembang.
Baca juga: Garudayaksa tak terburu-buru lengkapi pemain asing hadapi Super League
Reza menjelaskan bahwa pihaknya juga telah mengantongi beberapa nama pemain muda lainnya yang berpeluang direkrut untuk memperkuat Garudayaksa.
Ketika ditanya mengenai nama-nama pemain yang diincar, Reza mengatakan belum bisa menyebutkannya karena masih bersifat rahasia tim.
"Karena kalau saya bocorkan, nanti yang lain juga mau. Yang jelas penutupan jendela transfer kan masih panjang, masih tanggal 18 atau tanggal 21. Jadi kami dan pelatih juga tidak mau terburu-buru," katanya.
Ia menambahkan, pada prinsipnya, Garudayaksa ingin menjadi tim yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga turut berkontribusi terhadap pembinaan talenta-talenta muda.
Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan arahan pemilik klub sekaligus Ketua Dewan Pembina Garudayaksa Football Academy Prabowo Subianto.
"Pesan dari bapak (Prabowo) bahwa ingat Garudayaksa hadir awalnya adalah akademi. Kita harus membina, kita harus membimbing pemain-pemain muda. Dan jika sudah ada pemain muda, kasih panggung untuk mereka," katanya.
Setelah keluar sebagai juara Championship 2025/2026, Garudayaksa FC kini bersiap menjalani debut sebagai tim promosi di Super League 2026/2027.
Tim yang bermarkas di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, tersebut akan menjalani laga perdana pada Minggu (6/9) dengan bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, untuk menghadapi tuan rumah Java United.
Baca juga: Garudayaksa incar posisi lima besar pada Super League 2026/2027
Baca juga: Milos Joksic janjikan Garudayaksa mainkan taktik level tinggi
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































