Menag: Putri Swedia kagum saksikan simbol toleransi Indonesia

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar selaku Imam Besar Masjid Istiqlal mengatakan Putri Mahkota Swedia Victoria terkagum-kagum menyaksikan simbol toleransi antarumat beragama di Indonesia saat mengunjungi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.

“Mereka sangat terkagum-kagum mendapatkan penjelasan dari dua rumah ibadah, ya bahwa inilah Indonesia. Mereka sangat tertarik bahwa ada negara seperti ini, masjid terbesar dan gereja sangat cantik. Dan inilah simbol Indonesia, terutama tadi waktu berkunjung ke Terowongan Sulaturahim,” kata Menag usai mendampingi kunjungan tersebut di Jakarta, Jumat.

Menurut Menag, Victoria yang berkunjung ke Indonesia sebagai Duta Kehormatan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNDP) menyaksikan suasana kerukunan yang terlihat dari sambutan jamaah di kedua rumah ibadah. Victoria disambut jamaah saat berkunjung ke Istiqlal maupun ketika menyeberang menuju Katedral.

Hal lain yang menarik perhatian, menurut Menag, adalah suara beduk dari Masjid Istiqlal dan lonceng dari Gereja Katedral yang terdengar bersahutan di Terowongan Silaturahim.

“Dari arah Istiqlal sekonyong-konyong mendengarkan suara beduk, dari arah gereja sekonyong-konyong mendengarkan suara lonceng gereja. Di tengah-tengahnya itu bersahutan antara bunyi beduk dengan bunyi lonceng gereja. Tidak ada di tempat lain,” ucapnya.

Dalam kunjungan ke Istiqlal, Victoria juga mendapatkan penjelasan tentang berbagai fungsi masjid.

Baca juga: Menag: Terowongan Silaturahim simbol toleransi yang perlu mendunia

Sementara itu, Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Iganatius Kardinal Suharyo, mengatakan Victoria tertarik melihat berbagai unsur khas Indonesia yang terdapat di Katedral, termasuk patung Bunda Maria.

Menurut dia, patung tersebut berbeda dengan representasi Bunda Maria yang umumnya menggunakan model Eropa. Patung di Katedral Jakarta, kata dia, menampilkan unsur kebudayaan dan identitas Indonesia.

Ia menjelaskan mahkota Bunda Maria tersebut memuat peta Indonesia, sementara bros pada bagian dada menampilkan Garuda Pancasila. Pakaian patung juga menggunakan unsur batik dan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

“Rasa-rasanya beliau belum pernah melihat patung Bunda Maria yang seperti itu, yang sangat diinkulturasikan untuk kebudayaan di Indonesia,” ujar Uskup.

Adapun Putri Mahkota Victoria tiba di Indonesia pada Jumat, untuk kunjungan resmi selama empat hari yang akan mencakup Jakarta dan Lombok.

Melalui kunjungan tersebut, Victoria akan menyaksikan langsung perjalanan pembangunan Indonesia, mulai dari sains genomik dan digitalisasi layanan kesehatan, ekosistem biru, hutan adat, dan komunitas yang turut membangun masa depan yang tangguh dan berkelanjutan.

Baca juga: Menteri Jerman: Istiqlal-Katedral contoh toleransi agama bagi dunia

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |