Pemprov Sumut dampingi Pemkab Karo tangani pengungsi erupsi Sinabung

1 hour ago 3

Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus mendampingi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menangani para pengungsi erupsi Gunung Sinabung di daerah itu.

"Kita membantu Pemkab Karo tangani pengungsi sebagai dampak peningkatan aktivitas Gunung Sinabung berstatus Level III (Siaga)," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut Tuahta Ramajaya Saragih dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Jumat.

Penanganan pengungsi ini, kata dia, difokuskan bagi keselamatan warga terdampak, pemenuhan kebutuhan dan logistik, serta kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan erupsi susulan.

Hasil koordinasi terakhir, terdapat 201 kepala keluarga atau 650 warga Desa Kuta Tengah mengungsi ke wilayah Desa Sukatepu dan Koperasi Desa Merah Putih Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.

Warga terdampak dari kawasan zona merah radius enam kilometer, seperti Desa Kuta Rakyat, telah dievakuasi tim gabungan ke tempat aman di Kecamatan Naman Teran.

Baca juga: BNPB: 615 warga desa dievakuasi hindari paparan erupsi Gunung Sinabung

Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung melaporkan Gunung Sinabung memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami erupsi sekitar 3.500 meter di atas puncak di Kabupaten Karo, Senin (31/8), pukul 10.17 WIB.

"Sejak awal peningkatan aktivitas, personel BPBD Sumut sudah turun ke lokasi mendistribusikan masker, mendirikan tenda pengungsi, menyiagakan truk evakuasi, mobil tangki air bersih, dan armada toilet," katanya.

Pihaknya juga berkoordinasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo guna menyiagakan posko kesehatan untuk mengantisipasi penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Selain itu, layanan pendampingan stunting serta armada pengawalan medis di lokasi pengungsian. Pasokan masker tambahan terus disalurkan ke posko utama sesuai kebutuhan.

"Adanya dinamika warga masih kembali ke rumah di siang hari mengecek tempat tinggal dan ternak, pihak TNI, Polri melalui Polres dan Kodim Karo telah memberikan jaminan keamanan di desa-desa yang ditinggalkan pengungsi," kata dia.

Menurutnya, pengamanan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengantisipasi warga desa yang kembali ke kawasan terdampak.

"Kami tidak bisa memaksakan secara keras, tetapi personel BPBD bersama TNI, Polri terus mengikutsertakan pendampingan dan kesiapsiagaan mobilisasi, jika terjadi erupsi susulan tiba-tiba," demikian Tuahta.

Baca juga: Baznas kirim bantuan untuk penyintas erupsi Gunung Sinabung di Sumut

Baca juga: Penerbangan Kualanamu kembali normal usai erupsi Sinabung

Pewarta: Muhammad Said
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |