Rifqi Fitriadi jadikan tiga gelar ITF Wunning modal menuju Asian Games

8 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Petenis Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi menjadikan keberhasilannya meraih tiga gelar dalam tiga pekan terakhir pada rangkaian turnamen ITF M15 Wuning di China sebagai bekal untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Selain itu tiga gelar tersebut juga menjadi modal penting untuk mengejar kesempatan tampil di turnamen level Challenger.

"Di dalam tiga minggu terakhir, saya bisa mengambil juara tunggal dan juara ganda. Itu bekal yang bagus juga buat ke Asian Games, dan juga modal poin untuk bisa tanding ke turnamen yang lebih tinggi lagi, Challenger. Pasti butuh konsistensi untuk bisa lebih meningkat lagi," kata Rifqi saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Selasa.

Rifqi menutup seri keempat ITF M15 Wuning dengan memborong gelar tunggal dan ganda. Pada nomor tunggal, ia mengalahkan unggulan ketiga asal Korea Selatan Hoyoung Roh dengan skor 6-4, 6-3 pada partai final, Minggu (19/7).

Sehari sebelumnya, ia bersama petenis Armenia Daniil Sarksian menjuarai nomor ganda setelah menundukkan pasangan Taiwan Hsieh Cheng-Peng/Lai Chuan-Kai dengan skor 6-7(7), 7-6(5), 12-10.

Baca juga: Rifqi Fitriadi akhiri puasa gelar dengan juarai ITF M15 Wuning

Baca juga: Rifqi Fitriadi borong gelar, juarai tunggal dan ganda ITF M15 Wuning

Sebelumnya, Rifqi juga menjuarai nomor tunggal pada seri kedua Wunning yang mengakhiri penantian hampir tiga tahun tanpa gelar ITF. Menurut dia, seluruh pencapaian selama empat pekan di China memiliki arti tersendiri.

"Tentu pencapaiannya dari empat ini semuanya spesial dan setiap momen terasa emosional. Sudah lama tidak naik podium, tidak dapat gelar, jadi rasanya benar-benar berasa spesial," ujar petenis berusia 27 tahun itu.

Rifqi menilai peningkatan performanya musim ini dipengaruhi oleh pergantian raket yang lebih sesuai dengan gaya bermain, serta kematangan dalam mengendalikan emosi saat bertanding.

"Yang jadi pembeda salah satunya faktor raket, saya baru ganti awal tahun ini dan lebih cocok dengan permainan saya. Saya juga lebih dewasa, lebih tenang, lebih menikmati setiap pertandingan, sehingga bisa lebih fokus mengambil poin demi poin," kata Rifiqi.

Meski baru menyelesaikan turnamen di China, Rifqi langsung melanjutkan agenda kompetisi dengan mengikuti turnamen ITF M15 Bali di Pulau Dewata, yang berlangsung pada 20-26 Juli.

Rifqi, yang menempati unggulan keempat, akan memulai perjuangannya pada Rabu (22/7) dengan turun di nomor tunggal dan ganda berpasangan dengan petenis Filipina Francis Casey Alcantara.

Baca juga: Janice Tjen masuk daftar peserta utama Mubalada DC Open 2026

Baca juga: Aldila pilih rehat sejenak sebelum lanjut tur AS

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |