Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap dengan dimasifkannya Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dapat mengurangi residu yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.
Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mempersiapkan untuk menghidupkan kembali TPS3R yang ada.
“Untuk Bantargebang kemarin kami sudah rapat dan kami sudah mempersiapkan untuk itu. Memang sekarang ini Pemerintah DKI Jakarta akan betul-betul hidupkan kembali untuk TPS 3R-nya,” kata Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Selasa.
Pemprov DKI Jakarta juga akan memberikan investasi beberapa peralatan hingga melakukan kerja sama dengan swasta untuk menghidupkan kembali TPS3R di ibu kota.
Dalam minggu in, dirinya juga akan meninjau langsung empat hingga lima titik TPS3R yang ada. “Kami investasi beberapa peralatan dan kerja sama juga dengan swasta, supaya sebelum ke Bantargebang itu sudah selesai di TPS 3R-nya. Mudah-mudahan dengan ini, residu yang akan tetap dikirim ke Bantargebang itu akan berkurang banyak,” jelas Pramono.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menghentikan praktik open dumping secara bertahap di TPST Bantargebang, Kota Bekasi.
Tahap awal dilakukan dengan menutup dua zona aktif pembuangan sampah sebagai bagian dari penerapan sistem controlled landfill.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan penerapan "controlled landfill" mulai dijalankan pada Jumat (17/7). Tim Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) lebih dulu memasang media penutup di area atas Zona 2 TPST Bantargebang.
"Pemasangan media penutup merupakan langkah nyata untuk mengurangi bau, membantu mengendalikan emisi gas, serta meminimalkan terbentuknya air lindi akibat masuknya air hujan ke area timbunan sampah," kata Dudi.
Baca juga: Pemprov DKI tutup dua zona aktif pembuangan TPST Bantargebang
Baca juga: Pemprov DKI terapkan "controlled landfill" di TPST Bantargebang mulai 1 Agustus
Baca juga: DPRD minta Pemprov optimalkan TPS3R untuk penanganan sampah di Jakarta
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































