Jakarta (ANTARA) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menyelidiki informasi yang beredar di media sosial terkait rencana distribusi obat keras jenis Tramadol kepada kelompok yang akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David menyatakan bahwa pihak kepolisian akan bergerak untuk mendalami kebenaran kabar tersebut guna mencegah terjadinya peredaran obat terlarang.
"Kita segera dalami," kata Ahmad saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Ahmad menegaskan personel kepolisian akan dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik dan jalur yang diduga kuat menjadi rute distribusi Tramadol tersebut.
Sebelumnya, beredar unggahan di media sosial Instagram melalui akun @badanperwakilannetizen2 terkait informasi mengenai dugaan rencana pasokan Tramadol secara terorganisasi yang menyasar wilayah Tanah Abang.
Akun tersebut menuliskan dalam waktu dekat ada oknum aparat yang akan mendistribusikan tramadol ke suatu kelompok untuk merusuh di aksi demo yang seharusnya damai.
Unggahan akun itu juga mencatumkan rute pendistribusian tramadol.
Baca juga: Polisi tangkap pria bawa obat keras ilegal saat patroli di Tanah Abang
Baca juga: Polisi temukan sabu hingga tramadol dalam razia di Tambora
Baca juga: Polisi tangkap warga Tanah Abang yang edarkan obat keras tramadol
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































