PM Modi sambut baik MoU KPU-ECI, termasuk terkait penjajakan e-voting

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Komisi Pemilihan Umum India (ECI) terkait manajemen pemilu dan pengembangan teknologi, termasuk terkait e-voting.

Menurut Modi, penguatan demokrasi merupakan bidang krusial yang menjadi sorotan Indonesia dan India mengingat kedua negara menganut sistem demokrasi dengan populasi terbesar kedua dan keempat di dunia.

"Nilai-nilai demokrasi dan kemajemukan telah menjadi kekuatan bersama dari Indonesia dan India. MoU yang ditandatangani antara komisi pemilihan umum kedua negara hari ini akan terus meningkatkan kerja sama antara kedua demokrasi kita, termasuk juga (secara kelembagaan melalui, red.) komisi pemilihan umum," kata PM Modi saat menyampaikan pernyataan pers bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa.

Dalam acara yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan sikap Indonesia terkait pentingnya kerja sama untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi di masing-masing negara.

"Kita adalah dua demokrasi terbesar di dunia. India sekarang sudah menjadi negara dengan penduduk yang terbesar di dunia, Indonesia sekarang (penduduk terbesar, red.) yang keempat, keempat ya, keempat di dunia. Jadi, kerja sama antara kita berdua pasti akan membawa kebaikan bagi kawasan. Marilah kita terus melangkah bersama, membangun kemitraan yang semakin kokoh, demi masa depan yang lebih sejahtera bagi rakyat Indonesia dan India," kata Presiden Prabowo.

Baca juga: India-Indonesia perjuangkan kepentingan negara-negara Global South

MoU antara KPU dan ECI terkait manajemen kepemiluan dan pengembangan teknologi pemilu merupakan satu dari 16 dokumen kerja sama Indonesia-India yang diumumkan pada Selasa dalam rangkaian kunjungan kenegaraan PM Modi di Istana Merdeka.

Sebelum kunjungan PM Modi ke Jakarta, KPU telah menerima kunjungan Duta Besar India Sandeep Chakravorty di Kantor KPU, Jakarta, pada Rabu (1/7).

Dalam pertemuan antara Dubes India dengan jajaran anggota KPU, keduanya membahas sejumlah poin MoU termasuk penjajakan penggunaan dan pengembangan teknologi pemungutan suara berbasis elektronik (e-voting) di Indonesia yang selama ini telah digunakan di India.

Di India, teknologi electronic voting machine (EVM) telah digunakan dalam pemilu setidaknya sejak tahun 2004.

Baca juga: PM Modi merasa terhormat menerima Bintang Adipurna dari Indonesia

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |