AS siap kerja sama dengan ASEAN dalam ekonomi digital, energi, mineral

1 hour ago 1
AS siap berkolaborasi baik secara regional maupun bilateral untuk memastikan keamanan energi kawasan tetap terjaga.

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk ASEAN Kevin Kim menyatakan bahwa AS siap bekerja sama dengan ASEAN dalam bidang ekonomi digital, keamanan energi, dan ketahanan rantai pasokan mineral kritis.

Dalam pertemuan dengan media di Jakarta, Selasa, Kim menyampaikan bahwa AS menyambut baik Perjanjian Kerangka Kerja Ekonomi Digital ASEAN dan berkomitmen untuk mendukung melalui lokakarya, peningkatan kapasitas, serta kolaborasi dengan sektor swasta Amerika.

Dalam sektor energi, Kim mengatakan bahwa Pemerintahan Trump menjadikan ekspor energi AS sebagai prioritas utama, dengan proyek LNG Alaska sebagai andalan.

“Keinginan untuk mempromosikan ekspor energi Amerika ini, menurut saya, sangat selaras dengan keinginan ASEAN untuk memiliki perjanjian keamanan minyak ASEAN yang baru-baru ini disimpulkan, serta apa artinya bagi cadangan minyak strategis ke depannya,” kata Kim.

Dia menegaskan bahwa AS siap berkolaborasi baik secara regional maupun bilateral untuk memastikan keamanan energi kawasan tetap terjaga.

Terkait rantai pasokan mineral kritis, Dubes AS itu mengatakan AS ingin bekerja sama dengan ASEAN dan negara anggotanya untuk mengamankan rantai pasokan mineral kritis yang lebih tangguh.

“Kami ingin memastikan bahwa rantai pasokan lokal di ASEAN dan negara-negara anggotanya dapat terlindungi,” kata Kim.

Dia menegaskan bahwa AS tidak akan membanjiri Asia Tenggara dengan kapasitas produksi berlebih yang dapat melemahkan industri lokal di mana pendekatan itu sejalan dengan visi ekonomi kawasan dan menjadi dasar kemitraan yang saling menguntungkan dengan ASEAN.

Baca juga: ASEAN serukan upaya akhiri konflik dan buka Selat Hormuz

Baca juga: Amerika Serikat dorong diplomasi energi nuklir di ASEAN

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |