Perpusda Bangka Barat tingkatkan mutu pelayanan dukung TPBIS

1 hour ago 1

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya meningkatkan mutu pelayanan guna mendukung program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

"Kemarin kita telah dikunjungi Tim Penilai Akreditasi Perpustakaan Nasional RI dalam rangka penilaian akreditasi perpusda," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah di Mentok, Kamis.

Farouk menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu dan standar layanan perpustakaan daerah. Langkah tersebut dilakukan agar sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) yang telah ditetapkan oleh Perpusnas.

Rangkaian penilaian yang dilaksanakan tim penilai memiliki beberapa tahapan, mulai dari verifikasi dokumen, observasi sarana dan prasarana, telaah terhadap layanan perpustakaan, hingga wawancara dengan pengelola perpustakaan.

Aspek yang dinilai enam komponen utama, meliputi koleksi perpustakaan, sarana dan prasarana, pelayanan perpustakaan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, serta komponen penguat berupa inovasi dan transformasi layanan.

Saat ini, Perpusda Bangka Barat terakreditasi C, dan untuk meningkatkan penilaian pihaknya telah melakukan input data dokumen akreditasi melalui aplikasi SiPapi Perpusnas untuk dilakukan reakreditasi.

Menurut dia, transformasi perpustakaan yang selama ini dilakukan melalui pendekatan inklusi sosial diimbangi dengan peningkatan kualitas tata kelola, layanan, koleksi, sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi informasi.

Pihaknya berkomitmen menjadikan Perpusda Bangka Barat sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang modern, inklusif dan adaptif sesuai perkembangan zaman.

"Setelah dilakukan verifikasi, Perpusda Bangka Barat mendapat rekomendasi penilaian 84,86 dan kemungkinan besar mendapatkan status terakreditasi B. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat," katanya.

Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Eka Octawianto mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan optimal guna menghadapi proses akreditasi.

"Akreditasi ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan seluruh aspek penyelenggaraan perpustakaan berjalan sesuai standar nasional perpustakaan," katanya.

Menurut dia, yang terpenting dari akreditasi adalah bagaimana mewujudkan perpustakaan terus bertransformasi dan menghadirkan layanan yang berkualitas, mudah diakses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tim Penilai Perpusnas meninjau langsung berbagai fasilitas, antara lain ruang layanan umum, ruang baca anak, ruang audio visual, ruang layanan referensi, ruang naskah kuno, layanan teknologi informasi, hingga berbagai inovasi layanan berbasis inklusi sosial.

Salah satu penilai akreditasi Syarifah Nurhidayah mengatakan kegiatan ini merupakan evaluasi karena akreditasi itu bukan hanya untuk meraih selembar sertifikat tetapi evaluasi untuk menuju pelayanan prima.

"Kita mendorong perpustakaan terus meningkatkan layanan literasi," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |