Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperluas akses pengembangan talenta digital dan penguatan UMKM di Kabupaten Aceh Utara sebagai cara dari upaya mempercepat pemulihan pascabencana.
Menurut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria masyarakat tidak hanya membutuhkan dukungan infrastruktur fisik tapi juga membutuhkan akses terhadap konektivitas, keterampilan digital, dan peluang ekonomi yang dapat membantu mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi.
"Pemulihan pascabencana tidak hanya membangun kembali infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan masyarakat tetap terhubung dengan pendidikan, layanan publik, dan peluang ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital," ujar Nezar dalam keterangannya yang diterima dan dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Menkomdigi targetkan pemulihan koneksi di Sumatera dalam 4 hari
Secara lebih detail, Nezar mengatakan perluasan pengembangan talenta digital yang dimaksud mencakup pengembangan keterampilan digital generasi muda, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan pemanfaatan platform digital untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Kemkomdigi melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi membuka peluang pelatihan digital bagi generasi muda Aceh Utara agar memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
"Program-program lain untuk pembangunan talenta digital, kita ada di sini di bawah BPSDM. Misalnya generasi muda kita yang mau mendapatkan pembekalan via online, kita punya program di BPSDM," kata Nezar.
Baca juga: Pemerintah kerahkan internet satelit untuk percepat pemulihan Sumatera
Selain pengembangan talenta, Kemkomdigi juga mendorong penguatan ekosistem digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh Utara.
Pendampingan nantinya akan difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu memanfaatkan platform digital dan perdagangan elektronik untuk memperluas pasar.
"Pembangunan ekosistem untuk UMKM yang membutuhkan dukungan-dukungan peningkatan kapasitas untuk masuk ke dalam e-commerce misalnya dan juga bagaimana caranya meningkatkan penjualan lewat jalur digital, ini bisa dibantu," katanya.
Baca juga: Pemerintah pastikan pemulihan di Sumatera berorientasi pemberdayaan
Di samping mendukung pengembangan talenta digital dan penguatan UMKM digital, Kemkomdigi juga menyampaikan komitmen untuk mendukung penyediaan akses internet di wilayah yang masih mengalami keterbatasan konektivitas.
Terutama untuk sektor-sektor yang terhubung pelayanan publik seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan pemerintahan. Kemkomdigi bakal berkoordinasi secara intens dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan layanan komunikasi kembali berjalan optimal.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan titik-titik yang masih mengalami kendala agar dapat segera ditindaklanjuti.
Baca juga: Satgas PRR: Kehidupan warga Aceh pascabencana sudah menuju normal
"Kalau ada data-data terbaru bahwa ada beberapa daerah yang belum ter-cover atau belum lagi mendapatkan pemulihan dalam soal komunikasi ataupun dalam soal jaringan BTS (base transceiver station), mohon diberitahu titiknya di mana saja sehingga nanti kita bisa lakukan perbaikan-perbaikan," kata Nezar.
Nezar berharap kolaborasi antara Kemkomdigi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dapat berjalan optimal sehingga pemulihan pascabencana dapat lebih cepat terealisasi.
"Kita terus memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk membangun kembali Aceh Utara," Nezar menutup pernyataannya.
Baca juga: Pemerintah siapkan Rp1,2 T bagi pemulihan usaha mikro di Sumatera
Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































