Kemenhaj jadikan Asrama Haji Banten percontohan layanan terpadu umrah

4 hours ago 1
Kalau mereka tidak mau menggunakan layanan one stop services, tidak masalah. Ini bukan kewajiban, tapi pilihan layanan untuk memudahkan jamaah umrah kita

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan Asrama Haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang, sebagai pilot project atau percontohan pusat layanan terpadu (one stop services) untuk keberangkatan jamaah umrah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan layanan one stop services tersebut bersifat opsional dan bukan kewajiban bagi jamaah umrah.

“Sekali lagi, ini adalah opsi pelayanan, bukan mandatori. Jadi bukan pemerintah atau Kementerian Haji dan Umrah mewajibkan jamaah umrah masuk asrama. Itu tidak benar. Jamaah tetap bisa memilih layanan mereka,” ujar Wamenhaj Dahnil di Tangerang, Selasa.

Program One Stop Services, kata dia, merupakan kolaborasi antara Kemenhaj bersama PT Garuda Indonesia dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Baca juga: Kemenhaj siapkan asrama haji jadi opsi layanan terpadu jamaah umrah

Melalui konsep layanan terpadu, kata dia, jamaah umrah mandiri atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang menggunakan Garuda Indonesia dapat memilih untuk berangkat dari asrama haji.

Melalui skema tersebut, lanjutnya, seluruh proses keberangkatan dapat dipusatkan di satu lokasi yakni asrama haji, mulai dari pemeriksaan keimigrasian, penerbitan tiket penerbangan Garuda Indonesia, pelaksanaan manasik, hingga penyediaan akomodasi hotel domestik.

“Semua proses keberangkatan, mulai dari keimigrasian, tiket Garuda, manasik, sampai hotel domestik dipersiapkan di satu tempat, yaitu asrama haji,” kata Wamenhaj.

Baca juga: Timteng memanas, Wamenhaj: Penyelenggaraan haji masih sesuai rencana

Wamenhaj Dahnil menuturkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) setiap hari melayani sekitar 3.000 hingga 4.000 peserta umrah yang berangkat ke Tanah Suci. Dengan jumlah yang besar tersebut, jamaah membutuhkan tempat istirahat yang terjangkau dan layak sebelum keberangkatan.

"Asrama haji menjadi salah satu tempat yang ekonomis dan layak. Di sana juga tersedia fasilitas manasik, seperti mock up Kabah dan lintasan sai untuk latihan,” ujarnya.

Menurut dia, kehadiran layanan terpadu umrah justru memberikan kemudahan dan alternatif layanan yang lebih efisien bagi jamaah, bukan menambah beban.

“Kalau mereka tidak mau menggunakan layanan one stop services, tidak masalah. Ini bukan kewajiban, tapi pilihan layanan untuk memudahkan jamaah umrah kita,” kata Wamenhaj Dahnil.

Baca juga: Arab Saudi perketat aturan umrah saat Ramadhan

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |