Kodam I/BB terima alat berat percepat pemulihan daerah di Sumut 

4 hours ago 3

Medan (ANTARA) - Kodam I/Bukit Barisan (BB) menerima alat berat dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak guna mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana di Sumatera Utara (Sumut).

"Hari ini dilakukan proses bongkar muat di Pelabuhan Belawan Medan, untuk dikirim ke daerah yang terdampak bencana di Sumut," ujar Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa di Medan, Senin.

Baca juga: TNI berikan layanan pemulihan trauma anak korban bencana di Taput

Hendy mengatakan alat berat yang diterima itu, di antaranya dua unit ekskavator, dua unit buldozer, ditambah dengan 100 tenda hunian sementara dan mesin pengolahan air berisi untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah terdampak.

Lebih lanjut, ia mengatakan alat tersebut langsung dikirim dengan menggunakan truk ke wilayah terdampak, seperti Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Diharapkan dengan adanya tambahan alat berat itu dapat mempercepat pemulihan pasca-bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut," ucapnya.

Pangdam mengatakan di daerah terdampak bencana tersebut masih banyak material sisa bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut yang harus menggunakan alat berat dalam mempercepat pemulihan.

Ia mengatakan dengan adanya bantuan alat berat dan logistik lainnya dapat mempercepat pemulihan dan akses warga di daerah bencana agar kembali normal.

Baca juga: TNI rampungkan jembatan antar-dusun di Langkat, pulihkan akses warga

Baca juga: TNI AL kerahkan 20 kapal perang percepat pemulihan bencana Sumatera

Hendy mengatakan pihaknya juga membangun tiga jembatan bailey, tujuh jembatan Aramco dan jembatan perintis di wilayah daerah terdampak.

"Target pengerjaan sesegera mungkin akan diselesaikan. Kami perlu sampaikan negara hadir untuk membantu masyarakat dalam mempercepat pemulihan di daerah terdampak bencana," ucapnya.

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |