Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 33 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Jakarta Entrepreneur (Jakpreneur) turut meramaikan bazar Ramadhan 2026 di Jalan Slamet Riyadi II, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.
"Ada 33 Jakpreneur yang meramaikan bazar Ramadhan di Kebon Manggis. Kegiatan ini bertujuan membantu memasarkan produk UMKM kepada masyarakat selama Ramadhan," kata Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Kebon Manggis, Mas'udah di Jakarta, Selasa.
Kegiatan yang dikemas dalam program ifthar Ramadhan ini berlangsung sejak 23 Februari-9 Maret 2026.
Dia mengatakan, kegiatan Ramadhan selama 15 hari ini diselenggarakan oleh Baznas RI bekerja sama dengan Kelurahan Kebon Manggis dan Satuan Pelaksana (Satpel) PPKUKM Kecamatan Matraman.
Selama pelaksanaan bazar, para peserta difasilitasi tenda atau stan oleh Baznas RI dan Satpel PPKUKM Kecamatan Matraman.
Baca juga: Pelaku UMKM takjil Ramadhan dinilai perlu perkuat transaksi digital
"Mereka menjual beraneka takjil, kuliner, kerajinan tangan, dan fesyen," ujarnya.
Menurut Mas'udah, bazar digelar di depan Puskesmas Kelurahan Kebon Manggis karena lokasinya strategis dan mudah dijangkau.
"Bazar berlangsung setiap hari pukul 15.00 WIB sampai 18.30 WIB. Produk yang paling diminati pembeli itu aneka takjil, seperti gorengan, lontong isi, dimsum hingga sempol," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM, Hindun (51) menuturkan, omzet penjualan per hari rata-rata sekitar Rp300-450 ribu.
Hindun bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah menggelar bazar Ramadhan tersebut karena sangat membantu para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara langsung ke masyarakat.
"Alhamdulillah, setiap hari omzet penjualan sangat lumayan. Bisa untuk memenuhi kebutuhan Lebaran," ucap Hindun.
Baca juga: Pemkot Jaksel gandeng 30 UMKM dalam Bazar Ramadhan "Festival Bedug"
Baca juga: Bazar takjil Ramadhan dinilai berpotensi jadi destinasi ikonik Jakarta
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































