Banda Aceh (ANTARA) - Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga (Yonzipur 16/DA) menyatakan mempercepat pembangunan jembatan bailey yang menghubungkan Desa Blang Reubik dan Desa Buket Sendang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.
“Personel di lapangan terus bekerja maksimal untuk menuntaskan pembangunan jembatan bailey yang saat ini telah mencapai 92 persen,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Iskandar Muda, Kolonel Inf T Musatafa Kamal di Banda Aceh, Selasa.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut dibangun sebagai pengganti jembatan sebelumnya yang rusak akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
Ia mengatakan, pembangunan jembatan dilaksanakan oleh personel Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga (Yonzipur 16/DA) sebagai bagian dari tugas kemanusiaan dan dukungan terhadap percepatan pemulihan infrastruktur daerah terdampak bencana.
Menurut dia, kehadiran satuan Zeni TNI AD menjadi bentuk respon cepat dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat guna memastikan akses transportasi dapat segera pulih.
Baca juga: Kemendikdasmen beri tunjangan khusus guru terdampak bencana Rp6 juta
Ia menyebutkan, jembatan yang dibangun menggunakan konstruksi bailey tipe 3-1 dengan panjang bentang mencapai 30 meter atau terdiri dari 10 petak panel. Material jembatan merupakan dukungan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia berupa material modular luar negeri tahun 2026 yang memiliki standar kekuatan dan keamanan tinggi.
Adapun konstruksi tersebut dirancang untuk mampu menopang beban kendaraan roda dua maupun roda empat serta menjamin keselamatan pengguna jalan dalam jangka waktu yang dibutuhkan.
Ia mengatakan, ruas jalan yang menghubungkan Desa Blang Reubik dan Desa Buket Sendang memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas masyarakat, karena jalur tersebut menjadi akses utama bagi warga untuk menuju pusat kecamatan, pasar tradisional, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan dan jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat setempat.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan bailey menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam mendukung pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan infrastruktur akibat bencana dan pembangunan tersebut juga mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat negara dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan bersama.
Baca juga: TNI AD bangun jembatan gantung di Aceh Utara, permudah mobilitas warga
Pewarta: M Ifdhal
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































