Baturaja (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menyebutkan sebanyak 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah itu sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
"Hingga saat ini seluruh SPPG yang ada di OKU sudah memiliki SLHS," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes OKU, Luciana di Baturaja, Selasa.
Dia mengatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan sebanyak 22 dokumen SLHS untuk seluruh SPPG yang beroperasi di Kabupaten OKU.
Puluhan dapur SPPG tersebut telah memenuhi syarat seperti inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) serta memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan (higiene sanitasi).
Baca juga: BGN minta 400-an SPPG perbaiki kualitas
"Para pengelola juga sudah mendapat pelatihan tentang penjamah makanan untuk memastikan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat seperti anak sekolah dan ibu hamil aman, higienis, dan bergizi sesuai standar kesehatan," tegasnya.
Dia menjelaskan, sertifikat laik wajib dimiliki setiap SPPG untuk memastikan keamanan para pelajar yang mengkonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Hal itu dilakukan untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti keracunan akibat makanan yang tidak higienis.
"Sertifikasi ini bukan hanya soal administrasi, melainkan langkah antisipatif untuk mencegah kasus keracunan makanan dalam program MBG akibat pengelolaan yang tidak higienis," ujarnya.
Baca juga: Mentan Amran sebut keberadaan MBG stabilkan harga telur ayam
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































