Jakarta (ANTARA) - Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen menetapkan penyesuaian jadwal pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) bagi jenjang pendidikan SMA dan SMK menjadi tanggal 27 Juli.
Kepala BKPDM Kemendikdasmen Toni Toharudin di Jakarta pada Selasa malam mengatakan masa pendaftaran yang sebelumnya dimulai pada tanggal 18 Agustus 2026 dimajukan menjadi 27 Juli hingga 27 September 2026 atau lebih cepat tiga minggu dari rencana semula.
Ia menjelaskan penyesuaian tersebut dilakukan guna memberikan waktu yang lebih luas bagi satuan pendidikan dalam melakukan pemutakhiran data peserta didik setelah sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) akan kembali dibuka pada 15 Juli 2026.
Dengan demikian, pihaknya berharap tidak ada peserta yang tertinggal karena datanya belum diperbarui.
“Kami ingin memastikan bahwa data yang digunakan dalam pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional benar-benar yang terbaru, sehingga tidak ada murid yang sebenarnya berhak justru tidak masuk sistem akibat datanya belum diperbarui,” ujar Toni.
Ia menambahkan masa pendaftaran yang lebih panjang akan membuka peluang yang lebih besar bagi satuan pendidikan untuk dapat menjaring peserta yang selama ini belum tercatat, terutama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses jaringan ataupun yang kekurangan operator sekolah.
“Kualitas data tentunya menentukan hasil asesmen, karena begitu Dapodik dibuka pada tanggal 15 Juli ini, kami akan meminta satuan pendidikan untuk langsung bergerak melakukan verifikasi serta pembaruan data, tidak perlu menunggu sampai mendekati batas akhir pendaftaran,” imbuhnya.
Toni pun mengatakan sebagai tindak lanjut kebijakan, pihaknya juga telah menerbitkan Surat Kepala BKPDM Nomor 0212/B/F/SK.02.02/2026 tertanggal 1 Juli 2026 tentang Penyelenggaraan TKA dan AN Jenjang SMA/MA/sederajat, SMK/MAK, dan Survei Lingkungan Belajar bagi Kepala Satuan Pendidikan dan Pendidik Tahun 2026.
Surat tersebut telah disampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi di seluruh Indonesia, Perwakilan Pemerintah Republik Indonesia di Luar Negeri, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Republik Indonesia di Luar Negeri, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia sebagai acuan pelaksanaan TKA dan AN.
Adapun berdasarkan jadwal terbaru, ia menerangkan simulasi akan dilaksanakan pada tanggal 21 hingga 27 September, dilanjutkan gladi bersih pada tanggal 5 hingga 18 Oktober.
Pelaksanaan utama TKA dan AN akan berlangsung secara bertahap pada tanggal 26 Oktober hingga 8 November sesuai pembagian gelombang, sementara pelaksanaan TKA susulan dijadwalkan pada tanggal 16 hingga 29 November.
“Kami berharap pemerintah daerah, satuan pendidikan, operator sekolah, dan pendidik bergerak cepat memanfaatkan tambahan waktu ini. Data yang telah rapi sejak awal akan membuat pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional menjadi lebih tertib, dan memastikan tidak ada satupun murid yang terlewat hanya karena persoalan administrasi,” kata Toni.
Baca juga: Kemendikdasmen siap umumkan hasil Asesmen Nasional pada Oktober
Baca juga: Soal bobot TKA dalam SPMB, Kemendikdasmen: Tergantung juknis Pemda
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































