Israel tunda penarikan pasukan dari dua wilayah di Lebanon selatan

1 day ago 6

Istanbul (ANTARA) - Israel menunda penarikan pasukannya dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan dengan alasan masih menunggu pembentukan mekanisme pemantauan bersama dengan Beirut.

"Selama pembahasan di antara angkatan bersenjata Israel mengenai rencana tersebut, yang telah disepakati Lebanon dan Israel dalam pembicaraan akhir pekan lalu, disimpulkan bahwa jadwal pelaksanaannya akan ditunda melampaui perkiraan awal," menurut laporan stasiun penyiaran publik Israel, KAN, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Dua wilayah percontohan di Lebanon selatan, yang mengalami penundaan penarikan pasukan Israel, ialah Zawtar dan Frun.

Penundaan tersebut dilakukan karena Israel dan Lebanon masih membahas mekanisme pemantauan bersama antara angkatan bersenjata kedua negara.

Baca juga: Iran desak Israel segera tetapkan penarikan penuh pasukan dari Lebanon

Hal itu dilakukan untuk mengawasi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata yang diatur dalam lampiran keamanan rahasia dari kesepakatan kedua pihak.

Seorang sumber yang mengetahui pembahasan itu mengatakan Amerika Serikat akan memberikan persetujuan terhadap individu-individu yang akan terlibat dalam mekanisme tersebut guna memastikan kelompok Hizbullah tidak memperoleh akses terhadap informasi sensitif yang dipertukarkan.

"Saat ini belum ada jadwal yang ditetapkan," demikian dikutip KAN dari sumber-sumber keamanan.

Baca juga: Israel akan mulai uji coba tarik pasukan dari Lebanon selatan

Pada Jumat (26/6), Lebanon dan Israel menandatangani perjanjian kerangka dengan mediasi Amerika Serikat. Kesepakatan itu untuk memfasilitasi penarikan bertahap atas pasukan Israel dari wilayah Lebanon serta mengurangi eskalasi di sepanjang perbatasan.

Menurut data Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan militer Israel di Lebanon sejak 2 Maret lalu telah menewaskan lebih dari 4.240 orang, melukai lebih dari 12.190 orang, dan menyebabkan lebih dari satu juta penduduk mengungsi.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Pemimpin Hizbullah tuntut penarikan penuh pasukan Israel dari Lebanon

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |