Jakarta (ANTARA) - Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran Mohammad Boroujerdi mengatakan bahwa Pemerintah Iran tengah menunggu waktu yang tepat mengonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia ke Iran untuk memberikan penghormatan terakhir bagi mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei.
"Kami sedang menunggu situasi yang tepat untuk mengkonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia ke Iran dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Pemimpin Tertinggi Iran," kata Dubes Boroujerdi kepada media di Jakarta.
Pernyataan itu disampaikan dalam Upacara Penghormatan dan Solidaritas yang diadakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang, di Kedubes Iran di Jakarta, Selasa.
Pernyataan itu untuk menanggapi laporan kunjungan Menteri Luar Negeri RI Sugiono ke Iran untuk menghadiri pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei.
Boroujerdi mengatakan bahwa Iran telah mengundang Indonesia beserta seluruh negara sahabat beberapa pekan yang lalu. Dia mengatakan Iran sangat senang bahwa Pemerintah Indonesia telah menerima undangan untuk mengirim delegasi ke Iran.
Sayangnya, situasi di Iran saat ini sedang sedikit rumit karena sebagian besar upacara untuk delegasi asing telah selesai, dan sebagian besar delegasi telah kembali ke negara masing-masing.
Oleh karena itu, Iran tengah menunggu waktu yang tepat untuk mengonfirmasi kunjungan delegasi Indonesia ke Iran agar dapat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei.
"Saya berharap kita dapat segera mengonfirmasinya, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan terkait hal itu," kata Boroujerdi.
Dia menyatakan bahwa selama upacara pemakaman, semua jalur penerbangan Iran ditutup. Jadi saat ini, jika Iran akan membukanya kembali untuk delegasi yang pergi ke Iran, itu membutuhkan sedikit waktu.
Dubes Boroujerdi mengatakan dirinya belum tahu kapan Iran dapat memberikan konfirmasi untuk kunjungan Menlu Sugiono ke Teheran, Iran.
"Saya belum tahu pasti, karena saya harus menerima konfirmasi dari ibu kota saya," kata Boroujerdi.
"Tetapi, saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang menunjukkan persahabatannya kepada Republik Islam Iran dan dukungannya melawan rezim Zionis Israel yang memerangi Iran dan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran serta beberapa warga Iran dengan mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Iran," ujarnya pula.
Dia menambahkan bahwa upacara pemakaman di Teheran dan Qom telah selesai. Jadi, jenazah almarhum Pemimpin Tertinggi Iran telah diberangkatkan ke Irak, dan setelah itu akan kembali ke Mashhad untuk upacara terakhir, yaitu upacara pemakaman.
"Jadi, kami berharap Insya Allah kami dapat mengaturnya agar dapat dilaksanakan di Mashhad," demikian kata Dubes Boroujerdi.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































