Ini kata Pramono terkait Taman Gapura Muka di Cakung

1 day ago 9

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai Taman Gapura Muka di Cakung, Jakarta Timur merupakan salah satu komitmennya untuk menambah ruang terbuka hijau di Ibu Kota.

“Saya memang mencanangkan untuk membuat Jakarta lebih hijau, lebih nyaman. Maka semua ruang-ruang yang seperti ini, kita gunakan, kita manfaatkan selain untuk kita tanam menjadi 'vertical garden' (taman vertikal) atau 'rain garden' (taman hujan) dan sebagainya,” kata Pramono usai meninjau Taman Gapura Muka di Cakung, Jakarta Timur, Selasa.

Bahkan ke depannya, ia telah meminta Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta hingga para wali kota untuk tak sekadar membuat taman biasa.

Ia ingin di taman tersebut, ada suatu fasilitas yang bisa dimanfaatkan warga setempat.

Baca juga: Menakar dilema penambahan RTH dan prostitusi ruang terbuka di Jakarta

Pramono mengusulkan salah satu manfaat yang bisa disediakan seperti lapangan untuk bermain papan luncur (skateboard) hingga tempat berlatih tinju.

“Kalau perlu di bawah jalan tol layang begini, kita buatkan sarung tinju, orang untuk latihan bertinju, 'skateboard' dan sebagainya. Supaya orang di Jakarta itu penuh kenyamanan,” ujar Pramono.

Sementara untuk Taman Gapura Muka yang baru diresmikan pada Selasa pagi, Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah beberapa fasilitias untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Dari permintaan warga setempat, Pramono menyebut nantinya taman itu akan dilengkapi Wi-Fi, pembangunan toilet, hingga penambahan penerangan.

Baca juga: Ada tiga RTH baru yang dibuka di Jakarta Barat selama 2025

“Insya Allah, semuanya akan kami penuhi. Kami juga akan melengkapi taman ini dengan CCTV agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” kata Pramono.

Tak hanya itu, taman itu pun akan dilengkapi dengan "pelican crossing" hingga pagar untuk keamanan.

Pelican crossing adalah fasilitas penyeberangan jalan untuk pejalan kaki yang dilengkapi lampu lalu lintas dan tombol khusus.

Pramono juga ingin taman tersebut ditanami pohon buah-buahan agar lebih rimbun. Namun, hal tersebut butuh izin dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Baca juga: DKI buat 267 taman mikro urban untuk wujudkan Jakarta kota global

Lebih lanjut, Pramono menegaskan, Taman Gapura Muka Cakung tidak direncanakan untuk dibuka selama 24 jam.

Menurutnya, taman tersebut berbeda dengan taman-taman besar yang memiliki fasilitas lengkap, seperti Lapangan Banteng.

“Saya tidak ingin taman seperti ini tidak termonitor dengan baik. Berbeda dengan taman yang fasilitasnya sudah lengkap,” kata Pramono.

Data penelusuran ANTARA menyebutkan, luas ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta saat ini masih jauh di bawah standar minimal 30 persen yang ditetapkan Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Baca juga: DKI perluas RTH

Berdasarkan data DKI Jakarta, total RTH di Ibu Kota mencapai sekitar 6,48 persen dari total wilayah kota.

Angka lain dari data pemerintah, menunjukkan RTH mencapai sekitar 33,34 juta meter persegi atau setara sekitar 5,2 persen dari wilayah Jakarta seluas 660–662 kilometer persegi.

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |