Ditjen Imigrasi dorong pertumbuhan ekonomi sektor kreatif dan olahraga

1 hour ago 4

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor industri kreatif dan olahraga dengan menghadirkan layanan keimigrasian yang mudah dan nyaman.

“Harapan kami, tercipta harmoni antara pemerintah dan penyelenggara yang akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di sektor kreatif dan olahraga,” kata Direktur Imigrasi Hendarsam Marantoko di Jakarta, Kamis.

Oleh karena itu, pihaknya menyosialisasikan layanan keimigrasian kepada pemangku kepentingan terkait, mulai dari unsur pemerintahan, pelaku industri olahraga, penyelenggara acara (even organizer), hingga media penyiaran nasional.

Hendarsam mengatakan sosialisasi layanan imigrasi ini sebagai respon pihaknya terhadap besarnya potensi pasar Indonesia dalam penyelenggaraan konser musik, festival seni budaya dan kejuaraan olahraga internasional.

Aktivitas tersebut, kata dia, memiliki efek pengganda bagi perekonomian lokal, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, UMKM hingga penyerapan tenaga kerja.

Baca juga: Ditjen Imigrasi tindak 16 WNA terindikasi pelaku love scamming

Dirjen Imigrasi yang baru menjabat itu menyatakan komitmen pihaknya memastikan kelancaran arus talenta internasional dengan tetap mengedepankan aspek keamanan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap penampil atau atlet yang datang ke Indonesia merasa disambut dengan layanan yang mudah dan nyaman. Tentunya, tanpa mengabaikan aspek pengawasan dan keamanan negara,” ujarnya.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah dan penyelenggara menjadi kunci untuk mengakselerasi ekonomi nasional.

Ia pun berharap kegiatan ini dapat membangun komunikasi yang lebih efektif agar regulasi keimigrasian tidak menghambat penyelenggara acara.

Harmonisasi ini juga sebagai respon harapan Presiden Prabowo Subianto agar Konser K-Pop semakin sering digelar di Indonesia.

Baca juga: Ditjen Imigrasi diseminasikan layanan untuk penampil internasional

“Jadi salah satu inspirasinya (kegiatan ini) dari (keinginan presiden) itu juga. Bahwa kami menyambut pikiran Pak Prabowo terkait masalah itu. Bukan soal konser K-Pop saja, ini sebentar lagi ada Mammersonic juga dan beberapa agenda internasional lainnya di bidang musik," katanya.

Kemudahan akses layanan ini, kata dia, tidak hanya diberikan kepada artis yang sudah punya nama, tapi artis atau atlet baru yang punya penggemar di bawah tanah, termasuk juga atlet.

Selain itu, dengan kemudahan akses layanan imigrasi ini, Ditjen Imigrasi ingin Indonesia menjadi negara tujuan para promotor atau perusahaan impresariat serta organisasi olahraga menyelenggarakan kegiatan.

“Kami ingin Indonesia menjadi salah satu titik tempat bagi penyelenggaraan agenda berkelas internasional, bukan hanya negara tertentu sekitar kita seperti Singapura, tapi kami ingin pindahkan ke sini (Indonesia), apa yang bisa kami lakukan di bidang imigrasi sesuai tugas dan fungsi kami. Akan kami maksimalkan ke arah situ,” ujarnya.

Imigrasi rakyat

Beberapa poin kebijakan dalam sosialisasi tersebut seperti mengenai optimalisasi klasifikasi visa untuk kegiatan olahraga dan seni budaya, prosedur bagi atlet yang dikontrak klub profesional, standarisasi prosedur pemeriksaan delegasi Indonesia di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI), serta langkah preventif untuk memastikan aktivitas orang asing sesuai dengan peruntukan visa demi kepastian hukum.

Baca juga: Ditjen Imigrasi pastikan informasi data e-Visa bocor adalah hoaks

Hendarsam berharap para penyelenggara memiliki pemahaman komprehensif mengenai kebijakan terbaru guna menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.

Dia menambahkan, jargon “Imigrasi untuk Rakyat” menjadi landasan bagi pihaknya untuk memastikan bahwa kegiatan internasional di Indonesia tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga keamanan, keteraturan, dan ketertiban bagi seluruh masyarakat.

“Dengan pelayanan lebih mudah, cepat dan terkoordinasi, kami berkomitmen untuk mendukung Indonesia sebagai destinasi utama agenda internasional,” katanya.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |