Wapres pastikan perlindungan dan percepatan pemulihan banjir di Banjar

21 hours ago 26

Banjar, Kalsel (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memastikan perlindungan dan percepatan proses pemulihan menyeluruh bagi warga korban banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Wapres Gibran di posko pengungsian warga di Puskesmas Sungai Tabuk, Banjar, Kamis, menekankan pentingnya perlindungan maksimal bagi kelompok rentan serta memastikan layanan dasar tetap berjalan optimal.

“Warga yang mengungsi, terutama lansia, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan kaum disabilitas, harus benar-benar diperhatikan. Pastikan dapur umum menyediakan makanan tiga kali sehari dan posko kesehatan tetap aktif 24 jam,” ujar Wapres.

Baca juga: Wapres minta banjir di Banjar Kalsel harus dapat atensi khusus

Peninjauan warga yang mengungsi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya komitmen pemerintah untuk memperkuat perlindungan sosial, merespons krisis secara sigap, serta membangun sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana.

Wapres menyapa para pengungsi, berdialog langsung dengan warga, serta mendengarkan berbagai kondisi dan kebutuhan yang dihadapi selama berada di tempat pengungsian.

Ia meminta agar ketersediaan obat-obatan, air bersih, sanitasi, serta fasilitas pendukung lainnya terus terjaga dengan baik, terutama untuk mencegah munculnya penyakit akibat banjir yang berkepanjangan.

Wapres menegaskan bahwa pemerintah pusat, atas arahan Presiden, berkomitmen mempercepat proses penanganan darurat dan pemulihan wilayah terdampak.

“Rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki oleh pemerintah. Untuk sementara Bapak-Ibu tetap di sini dulu, dan pemulihan akan kita percepat,” ujar Wapres.

Usai meninjau posko pengungsian, Wapres melanjutkan agenda ke dapur umum untuk memastikan proses penyediaan makanan bagi para pengungsi berjalan dengan baik dan memenuhi kebutuhan harian warga.

Rangkaian peninjauan kemudian dilanjutkan ke lokasi pemukiman yang masih tergenang banjir. Untuk mencapai wilayah tersebut, Wapres menggunakan perahu karet.

Dari lokasi ini, Wapres melihat langsung kondisi rumah-rumah warga, sekaligus berinteraksi dengan masyarakat terdampak guna menyerap aspirasi serta memastikan langkah penanganan di lapangan sesuai dengan kebutuhan riil warga.

Baca juga: Wapres Gibran bantu pemulihan psikologi anak korban banjir di Banjar

Baca juga: Wapres Tinjau Wilayah Terdampak Banjir di Balangan dan Banjar

Berdasarkan data sementara, bencana banjir di Kabupaten Banjar berdampak pada 9 kecamatan dan 121 desa. Tercatat sebanyak 23.133 rumah terdampak, dengan 13.732 rumah diantaranya masih terendam.

Jumlah warga terdampak mencapai 42.082 kepala keluarga atau 118.151 jiwa, termasuk 371 ibu hamil, 687 bayi, 2.145 balita, 4.356 anak, 3.944 lansia, dan 366 penyandang disabilitas.

Kunjungan Wapres ini diharapkan tidak hanya memberikan dukungan nyata, tetapi juga dorongan semangat dan penguatan moril bagi masyarakat terdampak banjir. Kehadiran Wapres sekaligus menjadi penguat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan darurat serta pemulihan setelah bencana.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Banjar, Wapres bertolak menuju Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru untuk kembali ke Jakarta.

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |