Jakarta (ANTARA) - Empat unit kapal milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta di Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, tidak berlayar ke sejumlah tujuan di Kepulauan Seribu pada Senin pagi akibat cuaca buruk dengan curah hujan tinggi.
"Kami membatalkan pelayaran kapal Dishub hari ini. Pelayaran tidak diizinkan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan)," kata Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan Dishub DKI Jakarta Wildan Anwar di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan pembatalan operasi pelayaran kapal cepat Dishub DKI Jakarta itu diprediksi hingga Selasa, 13 Januari 2026, karena faktor cuaca buruk.
"Perkiraan sampai besok (Selasa) cuaca buruk, dan ada empat kapal cepat pada empat rute yang dibatalkan berlayar," ujar Wildan.
Dia pun mengaku belum dapat memastikan kapan kapal-kapal cepat milik Dishub DKI tersebut dapat beroperasi kembali lantaran masih menunggu informasi lanjutan dari KSOP.
Menurut dia, empat rute kapal cepat yang tidak dapat dioperasikan itu, yakni Lintasan Utama 1 yang dimulai dari Muara Angke menuju Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, Pulau Payung hingga Pulau Tidung.
Kemudian, Lintasan Utama 2 dari Muara Angke menuju Pulau Untung Jawa, Pulau Pari Pulau Panggang dan menuju Palau Pramuka.
Lalu, Lintasan Utama 3 dari Muara Angke menuju Pulau Pari, Pulau Pramuka, dan Pulau Kelapa, serta Lintasan Utama 4 dari Muara Angke ke Pulau Kelapa hingga Pulau Sabira.
Baca juga: Pemkab Kepulauan Seribu gencar tanam mangrove cegah abrasi
Baca juga: Petugas tangani banjir rob yang rendam Pulau Untung Jawa
Baca juga: Sudin LH angkut 2,9 ton sampah perayaan tahun baru di Kepulauan Seribu
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































