Bukittinggi sambut delegasi 38 negara peserta IMLF seabad jam gadang

3 weeks ago 24

Bukittinggi,- (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menyambut kedatangan delegasi 38 negara peserta International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 yang dirangkai dengan peringatan 100 tahun jam gadang.

Ketua IMLF, Sastri Bakry di Bukittinggi, Kamis, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Bukittinggi dan seluruh pihak melalui kolaborasi bersama di kalangan pemerintah, akademisi, pegiat literasi, media, relawan hingga duta besar dari berbagai negara.

“Jam gadang tidak hanya menjadi benda mati atau penanda waktu, tetapi telah menghidupkan semangat literasi, budaya dan kolaborasi. Melalui IMLF, perhatian dunia tertuju ke Bukittinggi," kata dia.

Baca juga: Satu abad Jam Gadang jadi momentum perkuat hubungan RI-Belanda

Menurutnya, Bukittinggi akan menjadi perpustakaan tanpa dinding, ruang perjumpaan berbagai bangsa, bahasa, sastra dan budaya untuk saling belajar serta memperkuat persahabatan dan perdamaian dunia selama IMLF berlangsung.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan Bukittinggi merupakan kota bersejarah yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Sejak ditetapkan hari lahirnya pada 22 Desember 1784, Bukittinggi berkembang sebagai pusat perdagangan, pendidikan, perjuangan, dan peradaban di Minangkabau.

“Sejarah Bukittinggi tidak hanya mencatat perjalanan sebuah kota, tetapi juga perjalanan bangsa. Mulai dari masa Perang Paderi, berkembangnya pusat perdagangan dan pendidikan, hingga lahirnya tokoh-tokoh besar nasional seperti Proklamator RI Mohammad Hatta," katanya.

Baca juga: Seabad Jam Gadang Bukittinggi diisi kegiatan berkelas Internasional

Kehadiran jam gadang yang dibangun pada tahun 1926 semakin menguatkan identitas Bukittinggi sebagai kota sejarah yang terus menjaga warisan masa lalunya.

Dia menyebutkan peringatan 100 tahun jam gadang bukan sekadar memperingati usia sebuah bangunan, tetapi menjadi momentum memperkuat diplomasi budaya, pelestarian sejarah, serta memperkenalkan Bukittinggi sebagai kota sejarah dan destinasi wisata dunia.

“Momentum 100 tahun jam gadang ini juga menjadi pengingat bagi kita untuk membangun masa depan tanpa melupakan akar sejarah dan budaya yang dimiliki," ujarnya.

Melalui program Integrated City Planning (ICP) dalam National Urban Development Project (NUDP), pihaknya berupaya mewujudkan Bukittinggi sebagai kota yang modern, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus tetap menjaga karakter sebagai kota pusaka, kota wisata, dan kota perjuangan.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat menyambut delegasi 38 negara itu, Rabu (3/6) malam menyampaikan penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival tahun 2026 ini menjadi semakin istimewa, karena bertepatan dengan peringatan 100 tahun jam gadang.

Masyarakat Minangkabau memiliki tradisi literasi yang kuat melalui filosofi alam takambang jadi guru, yang melahirkan banyak tokoh nasional di bidang pendidikan, sastra dan kebangsaan.

“Tema IMLF 2026, The 100 Years of Jam Gadang From Literacy to Legacy, Building World Peace and Sustainability Learnin, sangat relevan dengan tantangan zaman," katanya.

Baca juga: Sebanyak 40 negara konfirmasi ikuti seminar satu abad Jam Gadang

Baca juga: Bukittinggi dirikan simbol penanda satu abad Jam Gadang

Menurutnya, literasi tidak lagi sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami perubahan, membangun peradaban, memperkuat perdamaian, serta menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Dia menegaskan literasi merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

“IMLF menjadi wadah membangun jejaring global, memperkuat persahabatan antarbangsa, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kepada dunia,” ujarnya.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |