Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyebutkan bahwa Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, menjadi bandara tersibuk dengan melayani sebanyak 3,5 juta penumpang pesawat pada periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan diterima di Tangerang, Selasa, menyebutkan bahwa dengan jumlah layanan yang menembus angka 3,5 juta ini menjadikan Bandara Soetta sebagai bandara tersibuk secara nasional.
"Selama periode masa angkutan Natal-tahun baru, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang telah melayani 3,5 juta penumpang dengan 23 ribu penerbangan," katanya.
Ia mengatakan selain Bandara Internasional Soetta terdapat juga beberapa bandara lain yang melayani penumpang terbanyak secara nasional, di antaranya Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali yang tercatat melayani 1,4 juta penumpang dengan 9 ribu penerbangan.
Kemudian, terdapat Bandara Juanda Surabaya mencapai 863 ribu penumpang dengan enam ribu penerbangan, Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 603 ribu penumpang dengan empat ribu penerbangan dan Kualanamu Deli Serdang yang menyentuh angka 486 ribu penumpang dengan empat ribu penerbangan.
Kendati demikian, bila diakumulasikan untuk layanan periode Natal dan Tahun Baru secara menyeluruh di 37 bandara yang dikelola InJourney telah melayani sekitar 10,20 juta penumpang, atau relatif sama dengan periode 2024/2025 yang juga sekitar 10,24 juta penumpang.
"Pergerakan penumpang tertinggi pada arus keberangkatan sebelum Natal ada pada 24 Desember 2025 yakni 543 ribu penumpang, kemudian sebelum Tahun Baru 2026 pada 28 Desember 2025 sebanyak 531 ribu penumpang," jelasnya.
Sementara itu, untuk arus balik pergerakan tertinggi terjadi pada 4 Januari 2026 dengan menyentuh hampir 560 ribu penumpang.
Pergerakan pesawat sepanjang Nataru 2025/2026 ini, mencapai sekitar 76 ribu penerbangan termasuk sekitar dua ribu penerbangan tambahan.
"Utilisasi slot time atau ketersediaan waktu keberangkatan penerbangan dan kedatangan penerbangan di seluruh bandara secara kumulatif pada Nataru 2025/2026 hampir menyentuh 90 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan Nataru 2024/2025 sebesar 84 persen," ungkapnya.
Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menuturkan selama periode Nataru 2025/2026 berbagai inisiatif terkait customer experience dijalankan dengan baik pada peak season akhir tahun.
Inisiatif tersebut mencakup antara lain adanya desain tematis Nataru, dan aktivitas customer experience (On Ground Activation) di terminal penumpang pesawat.
"Inovasi dari On Ground Activation yang diluncurkan pada Nataru 2025/2026 adalah Customer Service Mobile dan Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati. Dua inovasi ini mampu menjaga standar pelayanan di bandara saat periode sibuk," kata dia.
Baca juga: Pasca Natal, pergerakan penumpang di Bandara Soetta mulai menurun
Baca juga: Pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soetta tembus 1,19 juta orang
Baca juga: Menko IPK pastikan kesiapan transportasi udara untuk masa Nataru
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































