Semarang (ANTARA) - Jalur KA di Pantura Jawa Tengah antara Stasiun Kaliwungu dan Kalibodri, Kabupaten Kendal, sempat terganggu akibat luapan air menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (15/1) malam.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, Jumat, mengatakan, luapan air mengakibatkan jalur terendam hingga batas kepala rel.
Akibat kondisi tersebut, kata dia, perjalanan sejumlah KA dari arah barat ke timur maupun sebaliknya terpaksa dihentikan sementara.
"Luapan air mengakibatkan gogosan di petak jalan antara Kaliwungu dan Kalibodri," katanya
Baca juga: Curah hujan tinggi, 25 desa dan 48.193 jiwa di Kudus terdampak banjir
Menurut dia, petugas KAI terus berupaya menangani dampak dari luapan air tersebut agar perjalanan KA dapat kembali lancar
Sementara itu perjalanan sejumlah KA antara lain masih tertahan di Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Weleri, dan Stasiun Kaliwungu.
Luqman mengatakan jalur KA antara Stasiun Kaliwungu dan Kalibodri sudah dapat kembali dilintasi pada Jumat dinihari menyusul curah hujan yang mulai turun dan perbaikan yang sudah dilakukan.
Ia menyebut jalur yang sudah kembali dibuka tersebut bisa dilintasi kereta dengan kecepatan terbatas maksimal 30 km per jam.
Baca juga: Menko Zulkifli Hasan cek harga pangan di Pasar Bandarjo Semarang
"Petugas masih terus melakukan perbaikan agar perjalanan KA dapat segera kembali normal," katanya.
Adapun keterlambatan perjalanan KA akibat peristiwa tersebut mencapai 6 hingga 123 menit.
PT KAI, kata Luqman, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan perjalanan KA tersebut.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































