Pekanbaru, (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat hingga akhir Juni 2026 sebanyak 1,02 juta jiwa warga setempat telah mengakses cek kesehatan gratis (CKG) dari jumlah penduduk 6,86 juta jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan capaian CKG bagi masyarakat. Akan tetapi masih jauh dari setengah penduduk Provinsi Riau yang mengakses layanan kesehatan ini.
"Dari 6.867.467 jiwa sasaran kita, baru 1.020.581 jiwa atau sebanyak 14,9 persen yang melakukan pengecekan kesehatan gratis tersebut. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah kita bersama," kata Zulkifli di Pekanbaru, Kamis.
Dia mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes kabupaten kota se-Provinsi Riau untuk memastikan pelayanan kesehatan tahun 2026 dan melakukan evaluasi program CKG.
Baca juga: Dinkes Kepri: Hasil skrining CKG didominasi hipertensi dan diabetes
Padahal lanjutnya program CGK ini dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Yakni hanya dengan membawa kartu tanda penduduk atau kartu keluarga ke pusat kesehatan masyarakat terdekat.
"Datang langsung ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau KK. Isi formulir yang disediakan, nanti akan dibantu juga oleh petugas puskesmas," ujarnya.
Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau agar melakukan periksa kesehatan gratis di puskesmas terdekat minimal satu kali dalam setahun. Ada 243 puskesmas se-Riau yang melayani CKG.
"Kita imbau masyarakat untuk ikut menyukseskan program ini, agar masalah kesehatan kita dapat terdeteksi lebih awal, dan jika kondisi kesehatan kita mengalami gangguan tentu kita lebih cepat untuk melakukan pengobatannya," tukasnya.
Baca juga: Pemkot Tangerang petakan risiko penyakit lewat hasil CKG
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































