AS akan bangun tembok baru di Texas, ada penolakan warga

1 hour ago 2

Washington (ANTARA) - Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan akan membangun tembok sekitar setinggi sembilan meter dan sepanjang 3,2 kilometer di taman negara bagian Texas, Big Ben Ranch, yang memicu kekhawatiran di kalangan warga setempat.

Seperti dilaporkan Bloomberg, Kamis, pembangunan tembok tersebut dijadwalkan dimulai pada September.

Dilaporkan pula, Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) tidak berencana membangun tembok di sisi timur taman negara bagian tersebut maupun di dalam kawasan taman nasional.

Pihak-pihak yang mengkritik proyek tersebut meyakini pembangunan tembok itu akan merusak bentang alam liar berupa ngarai terjal serta dapat mengancam berbagai spesies di sepanjang Sungai Rio Grande. Mereka juga menganggap proyek tersebut tidak diperlukan.

Baca juga: Dua tewas dan 10 lainnya terluka dalam insiden penembakan di Texas, AS

Meskipun ada penolakan, CBP telah menerima persetujuan akses yang cukup dari para pemilik properti, tambah laporan tersebut.

Pada Juni lalu, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin mengatakan tembok di perbatasan AS-Meksiko, yang pembangunannya dimulai oleh Presiden AS Donald Trump di masa jabatan periode pertamanya, bisa selesai paling cepat 2027.

Sebelumya, pertengahan Agustus 2025, Trump memerintahkan agar tembok di perbatasan dengan Meksiko itu dicat hitam agar ketika terkena sinar matahari tembok itu menjadi panas sehingga dapat mencegah para migran memanjatnya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Texas gugat Meta dan WhatsApp soal privasi pesan

Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |