AS hentikan sementara visa imigran 75 negara termasuk Brasil dan Rusia

3 hours ago 1

Tokyo (ANTARA) - Amerika Serikat akan menghentikan sementara pemrosesan visa imigran dari 75 negara, termasuk Brazil, Rusia, dan Thailand, kata seorang pejabat AS pada Rabu (14/1).

Menurut pejabat tersebut, kebijakan itu diambil dengan alasan kekhawatiran atas kemampuan para pemohon untuk hidup tanpa bantuan keuangan publik.

Disebutkan bahwa Departemen Luar Negeri AS mulai memberlakukan kebijakan tersebut pada 21 Januari. Sejumlah negara Asia seperti Bangladesh, Bhutan, Kamboja, Laos, Mongolia, Myanmar, Nepal, dan Pakistan, termasuk dari 75 negara tersebut.

Hingga kini, pihak departemen terkait belum mengumumkan secara lengkap daftar negara yang terkena dampak keputusan AS tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, wakil juru bicara departemen Tommy Pigott mengatakan, "Pemerintahan Trump mengakhiri penyalahgunaan sistem imigrasi Amerika oleh pihak-pihak yang ingin mengambil kekayaan dari rakyat Amerika".

Pigott mengisyaratkan bahwa penangguhan visa tersebut akan berlanjut hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Pemrosesan visa imigran dari 75 negara ini akan dihentikan sementara, sambil Departemen Luar Negeri menilai kembali prosedur pemrosesan visa imigrasi untuk mencegah masuknya warga negara asing yang akan mengambil kesejahteraan dan tunjangan publik."

Adapun negara lainnya yakni Afghanistan, Mesir, Ghana, Iran, Irak, Jamaika, Kuwait, Maroko, Nigeria, Uruguay, dan Yaman.

Sumber: Kyodo

Baca juga: China respon kenaikan biaya visa H1-B atas perintah Presiden Trump

Baca juga: Presiden Meksiko minta AS hormati hak migran, kutuk kekerasan

Baca juga: Kedubes AS diminta laporkan dampak migrasi massal di Eropa

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |