Tandatangani PKS, Kemendikdasmen perkuat martabat bahasa persatuan

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat dan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung untuk memperkuat pengutamaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti di atas kertas, namun mampu melindungi kelestarian bahasa dan sastra daerah.

"Melalui penandatanganan kerja sama ini, harapannya sinergi dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi tidak hanya memartabatkan bahasa Indonesia, tetapi menjadi pelindung utama kelestarian bahasa dan sastra daerah di masa yang akan datang," kata Hafidz dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Kamis.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan penandatanganan PKS tersebut juga menjadi wujud pemberdayaan bagi seluruh ekosistem pendidikan, khususnya pada bidang kebahasaan dan kesastraan daerah melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Dalam lingkup kerja sama dengan pemerintah daerah, ia menjelaskan fokus PKS diarahkan pada pengutamaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Hal ini, lanjutnya, mencakup agenda penyuluhan bahasa Indonesia, pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), serta pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik.

Langkah ini, kata dia, dibarengi dengan upaya pembinaan, pengembangan, serta pelindungan bahasa dan sastra daerah, juga dorongan bagi masing-masing pemerintah daerah untuk menyusun peraturan daerah (Perda).

Regulasi ini, lanjutnya, akan menjadi payung hukum dalam mengatur Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Daerah.

Di sisi lain, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti IAIN SAS Bangka Belitung difokuskan pada pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, peningkatan kecakapan literasi, pemartabatan Bahasa Indonesia, serta penginternasionalan Bahasa Indonesia.

Selain itu, ia menambahkan pelestarian bahasa dan sastra daerah menjadi agenda yang tidak kalah penting guna menjaga kekayaan budaya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga: BPPB gaungkan Bahasa Indonesia di dunia internasional

Baca juga: BPPB gencarkan Gerakan Literasi Nasional di Babel

Baca juga: BPPB revitalisasi bahasa daerah Babel cegah kepunahan

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |