Berapa pendapatan nelayan ikan sapu-sapu di Ciliwung?

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pendapatan nelayan ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung kawasan Kalibata, Jakarta Selatan bergantung pada kondisi air, terutama saat musim hujan dan banjir yang memengaruhi hasil tangkapan.

“Kalau air lagi bagus bisa sampai 20–30 kilogram (kg), tapi kalau banjir ya paling 10 kilo, kadang kita nahan dulu karena berisiko,” kata nelayan ikan sapu-sapu, Ajum (39) saat ditemui di bantaran Ciliwung, Jakarta, Kamis.

Ajum mengatakan dalam kondisi normal ia dapat menangkap sekitar 15 kilogram ikan sapu-sapu per hari. Namun saat debit air meningkat, hasil tangkapan menurun menjadi sekitar 10 kilogram.

Ia menjelaskan harga ikan sapu-sapu saat ini berkisar Rp15.000 hingga Rp18.000 per kilogram.

Meski demikian, pendapatan nelayan tidak menentu karena dipengaruhi kondisi sungai. Dalam kondisi kurang baik, hasil tangkapan bahkan hanya cukup untuk menutup biaya operasional harian.

“Kalau lagi boncos ya cuma buat ongkos jalan saja, sehari bisa habis Rp100 ribu sampai Rp150 ribu,” ucapnya.

Ajum biasanya mencari ikan dengan menyusuri aliran sungai selama lima hingga enam jam, mulai sore hingga malam hari. Ia menggunakan ban sebagai alat bantu untuk mengapung mengikuti arus.

Menurut dia, pekerjaan tersebut memiliki risiko tinggi, mulai dari arus deras hingga benda hanyut seperti kayu dan sampah. Kondisi fisik juga menjadi faktor penting saat bekerja di sungai.

Nantinya, ikan sapu-sapu hasil tangkapan nelayan umumnya dijual ke pengepul dan diolah menjadi berbagai produk makanan seperti cilok, nugget, otak-otak, dan kerupuk.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pembersihan sungai dan saluran air serta ikan sapu-sapu di ibu kota pada Jumat (17/4).

Ikan tersebut dinilai dapat menghancurkan tanggul-tanggul dan juga memakan ikan-ikan lain beserta telurnya, sehingga perlu dibersihkan.

Kegiatan bersih-bersih itu sekaligus bertujuan memperbaiki saluran air, mengeruk lumpur dan lain sebagainya sebagai persiapan menghadapi musim hujan yang diprakirakan berlangsung pada September 2026.

Baca juga: Nelayan nilai pemberantasan ikan sapu-sapu di Ciliwung tidak mudah

Baca juga: Pemkot bersihkan Kali Penghubung Kelapa Gading dari ikan sapu-sapu

Baca juga: Pemkot Jaksel gelar operasi tangkap ikan sapu-sapu di Phb Setu Babakan

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |