Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengingatkan dampak peringatan El Nino bagi kesehatan khususnya terhadap saluran pernapasan.
“Jadi untuk El Nino, yang paling akan menjadi isu utama ada dua. Yang pertama yang menyangkut ketersediaan pangan. Karena pasti ada beberapa yang mengalami problem. Yang kedua adalah masalah kesehatan. Terutama hal yang berkaitan dengan ISPA,” jelas Pramono di Balai Kota, Kamis.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pramono mengatakan dirinya akan mengadakan rapat bersama jajaran khususnya Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Pramono menyebut pihaknya akan melakukan tindakan preventif sebagai antisipasi.
“Antisipasi untuk menghadapi El Nino bagi Pemerintah DKI Jakarta kita akan melakukan tindakan preventif. Itu lebih baik daripada kejadian di lapangan,” ungkap Pramono.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati menjelaskan El Nino ekstrem dapat menyebabkan kenaikan suhu yang signifikan, kekeringan, serta penurunan kualitas udara terjadi secara bersamaan dan saling memperburuk dampak terhadap kesehatan masyarakat.
Menurut Ani, suhu yang tinggi tidak hanya meningkatkan risiko heatstroke dan dehidrasi, tetapi juga memperberat penyakit kronis seperti jantung dan paru.
“Pada saat yang sama, kualitas udara yang menurun, termasuk peningkatan partikulat halus, berkontribusi terhadap lonjakan kasus ISPA El Nino akan menjadi risiko yang berdampak pada kesehatan terutama pada populasi rentan (anak-anak dan lansia),” jelas Ani.
Untuk menghindari dampak negatifnya, Ani mengimbau warga Jakarta melakukan beberapa hal, seperti banyak mengonsumsi air, menggunakan masker, hingga menghindari aktivitas di luar ruangan terutama antara pukul 11.00-15.00 WIB.
“Gunakan pelindung diri seperti topi atau payung bila berada di luar rungan. Selain itu gunakan tabir surya dan ikuti informasi terkait pantauan cuaca dari BMKG,” kata Ani.
Baca juga: Didominasi anak dan lansia, Sudinkes Jaksel tangani 8.600 kasus ISPA
Baca juga: Dinkes Bali ingatkan bahaya bakar sampah bagi pernapasan
Baca juga: Kasus ISPA naik 150 persen pascabencana, Aceh Utara bagikan masker
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































