Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyampaikan bahwa sejak diterima sebagai anggota penuh ASEAN pada akhir 2025, Timor-Leste semakin meningkatkan peran dan tanggung jawabnya di lingkup organisasi regional itu.
“Terkait posisi Timor-Leste di ASEAN, kami terus berupaya mengidentifikasi, meninjau, dan membahas bagaimana Timor-Leste dapat semakin meningkatkan perannya sebagai anggota,” kata Kao dalam taklimat hasil Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-59 di Jakarta, Selasa.
Ia menyampaikan bahwa Timor-Leste akan mengemban tugas pertamanya sebagai negara koordinator kemitraan dialog antara ASEAN dan Selandia Baru untuk periode 2027–2030, yang dimulai pada Juli 2027.
Sekjen ASEAN juga mencatat bahwa Timor-Leste telah menyampaikan kesiapan untuk memegang keketuaan bergilir ASEAN pada 2029.
Namun demikian, Kao menyampaikan bahwa keputusan akhir terkait keketuaan ASEAN pada tahun tersebut akan ditentukan oleh para pemimpin ASEAN dalam KTT ASEAN pada November mendatang.
“Para menteri sepakat bahwa persoalan ini akan diserahkan kepada para pemimpin ASEAN untuk diputuskan dalam KTT ke-49 ASEAN nanti,” ucapnya.
Pada Juni lalu, Presiden Timor-Leste Jose Ramos-Horta menyampaikan bahwa status baru negaranya sebagai anggota penuh ASEAN telah membawa manfaat dalam waktu singkat, antara lain berupa percepatan pembangunan infrastruktur dan investasi.
“Pembangunan infrastruktur yang kami perlukan, seperti hotel dan gedung pertemuan, telah meningkat. Ada pula proyek pelebaran jalan dan peremajaan perkotaan,” kata Ramos-Horta saat menjawab pertanyaan mengenai dampak keanggotaan ASEAN bagi Timor-Leste.
Ia menyampaikan bahwa peningkatan tersebut semakin didorong oleh kesiapan Timor-Leste untuk menjadi pemegang keketuaan bergilir ASEAN pada 2029.
Percepatan pembangunan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempersiapkan Timor-Leste menjadi tuan rumah KTT ASEAN mendatang, tetapi juga untuk meningkatkan fasilitas umum bagi masyarakat, kata dia.
Adapun terkait hal-hal yang ingin menjadi fokus Timor-Leste sebagai anggota ASEAN, Presiden Timor-Leste itu mengatakan pihaknya ingin mendorong upaya pencegahan konflik, baik di tingkat kawasan maupun di tingkat negara-negara anggota.
Baca juga: Jose Ramos-Horta tegaskan Timor Leste siap pimpin ASEAN tahun 2029
Baca juga: Timor Leste rasakan dampak cepat usai jadi anggota penuh ASEAN
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































