Ribuan umat Muslim di Malang doakan Prabowo dikuatkan pimpin bangsa

1 hour ago 2

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Ribuan umat Muslim peserta acara Istighatsah dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengirimkan doa bagi Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kekuatan menjalankan amanah memimpin bangsa Indonesia.

"Terutama kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, semoga beliau diberikan kemampuan dalam mengemban amanah," kata Perwakilan Majelis Keluarga Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Ahmad Ibrahim Zainul Akbar di sela pelaksanaan Istighatsah dan Doa Kebangsaan bertajuk "Mengetuk Pintu Langit, Merajut Persatuan" di Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo Kabupaten Malang, Jumat malam.

Baca juga: Puluhan ribu nahdiyin ikuti istighatsah hybrid PWNU Jatim

Selain itu, umat Muslim yang hadir juga mendoakan Kepala Negara agar selalu diberikan keselamatan dan kemudahan dalam menjalankan segala program strategis nasional.

Selain mendoakan Presiden Prabowo, doa dari peserta acara juga ditujukan bagi seluruh pihak yang terlibat di dalam pelaksanaan tata kelola negara.

Melalui Istighatsah dan Doa Kebangsaan bertajuk "Mengetuk Pintu Langit, Merajut Persatuan", masyarakat diajak mendoakan Indonesia agar kehidupan seluruh masyarakat mendapatkan keberkahan, perlindungan, kemakmuran, dan kesejahteraan.

Menurutnya, untuk mewujudkan harapan tersebut sesama masyarakat Indonesia perlu menjaga kekompakan, persatuan, dan kerukunan yang sejatinya telah menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

"Semoga bangsa ini dijadikan oleh Allah sebagai bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, tidak terpecah belah di tengah dahsyatnya goncangan yang dihadapi bangsa kita," tutur dia.

Baca juga: Ulama di Bogor istighatsah akbar bertekad wujudkan kesalehan sosial

Baca juga: Pemkab dan ulama Pamekasan istighatsah untuk keselamatan bangsa

Sementara itu, peserta pria maupun wanita pada acara tersebut mayoritas mengenakan pakaian serba putih. Warna serupa juga terlihat dari kerudung maupun peci dan sorban yang dipakai.

Panitia membagi lokasi acara menjadi dua sisi guna memisahkan antara peserta pria dan perempuan.

Masyarakat terlihat khusyuk melantunkan setiap doa bersama para masyayikh dari wilayah Malang Raya yang hadir.

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |