Malang bertekad kembali lebih kuat pada MLSC All-Stars edisi berikut

1 hour ago 2

Kudus, Jawa Tengah (ANTARA) - Tim All-Stars Malang bertekad kembali lebih kuat pada MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars edisi berikutnya setelah kalah 0-4 dari Jakarta di babak perempat final MLSC All-Stars 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.

"Kami belajar dari tim-tim lain yang di putaran nasional ini sudah siap baik dari sisi kemampuan maupun mental," kata Asisten Pelatih All-Stars Malang Syamsul Huda usai pertandingan.

Ia menjelaskan pihaknya telah mengevaluasi permainan setelah kekalahan telak melawan Jakarta. Para pemain, kata dia, telah diarahkan untuk tetap rendah hati dan terus berlatih mengasah kemampuan agar bisa bersaing dengan tim dari kota lain pada turnamen edisi selanjutnya.

Syamsul juga berharap kehadiran MLSC dapat memacu sepak bola putri di Malang, Jawa Timur, semakin hidup dan berkembang, terutama membuat banyak Sekolah Sepak Bola (SSB) membuka kelas untuk pemain putri.

Gelandang All-Stars Malang Adelice Maureen Hanum Faisal mengatakan bahwa kegagalan di MLSC kali ini tidak mematahkan semangatnya untuk terus berlatih.

Ia mengaku atmosfer persaingan di MLSC All-Stars telah menambah motivasinya untuk berlatih lebih keras agar bisa melangkah lebih jauh pada edisi selanjutnya.

"Semoga selanjutnya kemampuan kami bisa melampaui teman-teman dari kota lain juga," katanya.

Baca juga: Atasi Tangerang 2-0, Kudus menyusul ke semifinal MSC All-Stars 2026

Adapun, selain Malang, tiga tim all-stars lainnya juga kandas di babak perempat final yaitu dari Solo, Semarang, dan Tangerang. Sedangkan empat tim yang melaju ke babak semifinal yaitu dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Kudus. Laga semifinal akan berlangsung pada Sabtu (27/6), sedangkan partai final digelar pada Minggu (28/6).

Ajang MSC All-Stars 2026 yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation merupakan puncak rangkaian kompetisi musim 2026 yang mempertemukan para pemain terpilih hasil pembinaan dan seleksi sepanjang musim untuk memperebutkan gelar juara All-Stars.

Berbeda dengan gelaran tahun lalu yang mempertandingkan 7 vs 7, edisi All-Stars kali ini mengadopsi format 9 vs 9 guna meningkatkan level kompetisi sebelum melangkah ke jenjang yang lebih profesional.

Dari sisi durasi pertandingan diperpanjang menjadi 2 x 20 menit dengan waktu istirahat 10 menit, sementara tahun lalu 2 x 15 menit dengan jeda turun minum 5 menit. Luas lapangan masih sama, yakni 50 x 35 meter dan gawang berukuran 2 x 5 meter.

MSC All-Stars 2026 juga berinovasi dengan menambah kuota masing-masing tim dari sebelumnya 14 pemain menjadi 16 pemain yang didampingi empat ofisial.

Selain itu, ajang itu juga diikuti non-MLSC atau bintang tamu. Ketentuan pemain bintang tamu masih sama seperti tahun lalu, yakni masing-masing tim boleh diperkuat oleh maksimal dua pemain dengan syarat maksimal kelahiran tahun 2012 dan masih duduk dibangku kelas 6 SD.

Baca juga: 12 tim siap berburu juara Milklife Soccer Challenge All-Stars 2026

Baca juga: Jacksen sebut talenta di atas rata-rata bermunculan di MSC All-Stars

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |