Manado (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bersama TNI memperkuat komitmen mendukung peningkatan mutu layanan dan keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Sinergi dan Kolaborasi (Serasi) Program JKN diawali dengan kunjungan dan supervisi ke sejumlah fasilitas kesehatan milik TNI. Kemudian dilanjutkan kegiatan Serasi bersama jajaran TNI di Kota Manado," kata Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto di Manado, Jumat.
Pada hari pertama, rombongan mengunjungi enam fasilitas kesehatan TNI mitra BPJS Kesehatan di Sulawesi Utara untuk melihat secara langsung pelayanan peserta JKN, mulai dari alur layanan, pemanfaatan teknologi, hingga kesiapan sarana dan prasarana.
"Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memastikan fasilitas kesehatan mitra mampu memberikan pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas bagi peserta JKN," ujar Akmal Budi Yulianto.
Dia mengharapkan, melalui evaluasi dan kolaborasi yang terus diperkuat fasilitas kesehatan TNI semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan peserta.
Menurut Akmal, BPJS Kesehatan tidak dapat menjalankan Program JKN sendiri, sehingga membutuhkan dukungan berbagai mitra strategis, termasuk TNI yang memiliki jangkauan luas hingga ke seluruh pelosok Indonesia.
Dalam forum tersebut, BPJS Kesehatan juga membuka ruang dialog untuk menyerap masukan sekaligus menyosialisasikan berbagai transformasi layanan.
Akmal berharap jajaran TNI terus memperkuat dukungannya terhadap Program JKN melalui penyebarluasan informasi yang akurat serta penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas di fasilitas kesehatan milik TNI.
"Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dan TNI dalam memperkuat sinergi guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah, cepat, berkualitas, dan berkelanjutan," kata Akmal menambahkan.
Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI dr. Hadi Juanda mengatakan, penguatan yang dilakukan adalah koordinasi terkait dengan regulasi bidang kesehatan yang berkembang dinamis.
Penguatan lainnya yang dilakukan TNI adalah menambah fasilitas kesehatan agar bisa digunakan anggota TNI aktif, purnawirawan, keluarga serta masyarakat umum.
"Di samping menambah fasilitas, kami tingkatkan alat kesehatan dan SDM dalam hal ini pemenuhan dokter spesialis," ujar Mayjen TNI dr. Hadi Juanda.
Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































