Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom) Muhammad Qodari mendoakan lima jurnalis, yang hingga kini belum ditemukan setelah hilang kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Banten, agar segera ditemukan.
"Kita berdoa agar beberapa jurnalis yang kemarin belum ditemukan, hari ini belum ditemukan, yang hilang di seputar perairan Gunung Anak Krakatau, dapat segera ditemukan," kata Qodari saat peluncuran buku Jurubicara: Perspektif Manajemen Komunikasi Politik di Era Disrupsi di Antara Heritage Center, Jakarta, Jumat.
Qodari menyampaikan pernyataan tersebut ketika menjelaskan pentingnya kesiapan komunikasi Pemerintah dalam menghadapi situasi krisis, termasuk dengan menyiapkan data dan skenario informasi berdasarkan perkembangan penanganan di lapangan.
Lima jurnalis tersebut merupakan bagian dari delapan orang yang hilang kontak setelah berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (7/9), sekitar pukul 14.00 WIB, untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Baca juga: Tim SAR pusatkan pencarian jurnalis di radius terdekat Anak Krakatau
Kelima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Tiga orang lainnya merupakan nakhoda, anak buah kapal, dan pemandu.
Kontak dengan rombongan dilaporkan terputus setelah komunikasi terakhir pada Senin sore.
Tim SAR kemudian melakukan pencarian di sepanjang rute perjalanan dari Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau dan memperluas area pencarian hingga sejumlah perairan di wilayah Lampung.
Hingga perkembangan terakhir, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan mengerahkan kapal dan peralatan pendukung untuk menemukan delapan orang yang hilang kontak tersebut.
Pencarian dilakukan di tengah aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung. Gunung tersebut sebelumnya mengalami erupsi dan masih menunjukkan aktivitas secara berkala.
Baca juga: Dubes Arab Saudi doakan keselamatan jurnalis yang hilang kontak
Presiden Prabowo Subianto sejak Senin malam (7/9) juga telah menginstruksikan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali untuk segera melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak tersebut.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, saat dikonfirmasi ANTARA, Kamis (10/9), mengatakan TNI Angkatan Laut pada hari yang sama langsung menerjunkan kapal-kapal untuk melakukan pencarian.
Berdasarkan laporan KSAL, total terdapat 11 kapal gabungan yang langsung melakukan pencarian. Sebelas kapal tersebut ialah KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, KAL Pohawang 1-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, dan KP Sanjaya-7017.
Baca juga: Tim SAR kembali temukan pelampung dalam operasi pencarian jurnalis
Pewarta: Fathur Rochman/Livia Kristianti
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































