Iwet Ramadhan bagikan kebiasaan yang dilakukan usai alami stroke

3 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Presenter Iwet Ramadhan membagikan kebiasaan hidupnya setelah mengalami stroke pada 2023 dengan lebih memperhatikan waktu tidur dan rutin memeriksa tekanan darah.

Iwet mengatakan dirinya dulu terbiasa tidur larut malam karena pekerjaan. Saat pandemi COVID-19, misalnya, ia masih kerap mengikuti rapat hingga tengah malam.

“Sekarang saya sudah tidak mau tidur di atas jam 10 malam,” ujar Iwet dalam diskusi kesehatan yang digelar OMRON Healthcare Indonesia di Jakarta, Jumat.

Ia mengaku baru menyadari pentingnya kebiasaan tersebut setelah mengalami pecah pembuluh darah di otak pada 2023.

Padahal, Iwet mengaku tetap aktif berolahraga sebelum mengalami stroke. Ia rutin berlari, bersepeda, dan berenang. Ia juga sempat berlatih untuk mengikuti triathlon serta menyelesaikan sejumlah ajang maraton, termasuk di Bali, Berlin, dan New York.

Baca juga: Waspada stroke di kamar mandi, Ini cara mencegahnya

Menurut Iwet, pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa kondisi tubuh tetap perlu diperhatikan meski seseorang aktif berolahraga.

“Yang lari maraton juga kena stroke. Jadi jangan pernah beranggapan bahwa yang tidak mau bergerak saja yang punya risiko. Yang bergerak pun punya risiko,” katanya.

Selain tidur, Iwet kini lebih memperhatikan tekanan darah. Ia mengatakan tekanan darahnya saat tiba di rumah sakit mencapai 200 setelah mengalami stroke.

Karena pengalaman tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar lebih sadar terhadap kondisi tubuh dan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Keep on being aware. Itu penting banget,” ujar Iwet.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan waktu tidur. Menurut dia, menjaga pola tidur perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, bersama dengan perhatian terhadap asupan makanan dan aktivitas fisik.

Setelah mengalami stroke, Iwet juga mulai aktif mengadvokasi isu kesehatan, khususnya kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Ia mengatakan pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan perlu dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk mengetahui kondisi tekanan darah dan memastikan tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Baca juga: Dokter tekankan pentingnya penanganan segera "heat stroke"

Baca juga: 10 penyakit yang bisa dipicu polusi udara, dari asma hingga stroke

Baca juga: Gejala yang mengarah berisiko stroke tanpa disadari

Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |