Aljazair perluas kerja sama ekonomi usai putuskan hubungan dengan UEA

2 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Aljazair mengambil langkah cepat untuk memperkuat hubungan bilateral dan menjajaki sejumlah kerja sama ekonomi dengan berbagai negara usai memutuskan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab (UEA).

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Aljazair yang disampaikan oleh Kedutaan Besar Aljazair di Jakarta, Jumat, Menteri Negara sekaligus Menteri Minyak dan Gas Aljazair Mohamed Arkab berdiskusi melalui konferensi video dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bangladesh Iqbal Hassan Mahmood pada Kamis (10/9).

Kedua menteri membahas peluang kemitraan antara perusahaan minyak dan gas milik Aljazair, Sonatrach, dengan perusahaan Bangladesh di bidang gas alam cair (LNG), gas minyak cair (LPG), dan produk minyak bumi, serta pengembangan infrastruktur terkait.

Pada hari yang sama, Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Promosi Ekspor Aljazair Kamel Rezig beserta Menteri Investasi, Industri, dan Perdagangan Uzbekistan Laziz Kudratov juga menyelenggarakan pertemuan daring untuk membahas pembentukan dewan bisnis bersama (joint business council).

Kedua pihak sepakat mengembangkan kerja sama tersebut untuk memperkuat komunikasi langsung antara para pelaku ekonomi di kedua negara agar dapat mendorong peluang investasi dan kemitraan serta mendukung pelaksanaan proyek-proyek ekonomi dan komersial bersama.

Kedua menteri juga membahas penguatan hubungan bilateral di sektor ekonomi dan perdagangan serta bertukar pandangan mengenai berbagai upaya yang dapat meningkatkan dan mendiversifikasi volume perdagangan sesuai dengan potensi ekonomi kedua negara.

Tidak hanya memperkuat kerja sama ekonomi, Aljazair juga berupaya untuk meningkatkan kestabilan regional bersama Oman.

Menteri Negara sekaligus Menteri Luar Negeri, Komunitas Nasional di Luar Negeri, dan Urusan Kawasan Afrika Aljazair Ahmed Attaf berbicara melalui telepon pada Kamis (10/9) dengan Menteri Luar Negeri Oman Badr bin Hamad Al-Busaidi.

Mereka membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama, khususnya perkembangan situasi di kawasan, serta menegaskan kembali dukungan terhadap upaya-upaya yang bertujuan untuk meredakan ketegangan dan mengedepankan solusi diplomatik demi menjaga keamanan dan stabilitas di seluruh kawasan.

Seperti yang dilaporkan kantor berita Turki Anadolu, Pemerintah Aljazair pada Kamis (10/9) menyatakan telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab (UAE) setelah "kehabisan langkah" untuk mempertahankan hubungan bilateral.

Kementerian Luar Negeri Aljazair, sebagaimana disiarkan Algeria Press Service, menyatakan bahwa pihaknya senantiasa "menahan diri" dan memiliki rasa "tanggung jawab yang kuat" untuk merespons tindakan "provokatif atau bermusuhan" oleh UAE.

Baca juga: Aljazair tutup wilayah udara untuk UEA usai putus hubungan diplomatik

Baca juga: Aljazair akan tutup wilayah udara bagi pesawat yang terdaftar di UEA

Baca juga: Aljazair nyatakan putus hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |