Jakarta (ANTARA) - Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi menyabet medali emas kejuaraan World Climbing Series Guiyang 2026 kategori speed putra di Guizhou Caihu International Climbing Center, Guiyang, Jumat waktu setempat.
Bertarung pada partai perebutan medali emas, Jumat, Robby dapat menjadi yang tercepat mengungguli dua atlet China Ling Yongzhi, Chu Shouhong dan satu atlet Jepang Ryo Omasa, demikian catatan World Climbing.
Robby meraih medali emas berkat torehan waktu tercepat dengan 4,65 detik, diikuti Ling Yongzhi (4,75 detik) meraih medali perak dan Shouhong Chu (4,80 detik) mendapatkan medali perunggu.
Medali emas tersebut menjadi pencapaian tertinggi bagi Robby dalam World Climbing Series 2026 karena sebelumnya mendapatkan medali perak pada edisi Madrid dan Chamonix.
Baca juga: World Climbing Series Guiyang momentum jaga performa atlet speed
Atlet berusia 19 tahun tersebut memulai World Climbing Series Guiyang 2026 dari babak kualifikasi dan berhasil mencatatkan waktu 4,831 detik sehingga lolos ke babak 16 besar.
Pada babak 16 besar, Robby berhasil menjadi atlet tercepat dengan catatan waktu 5,19 detik mengalahkan Reza Alipour Shenazandifard (Iran), Luca Robbiati (Italia) dan Francesco Ponzinibio (Italia).
Memasuki babak perempat final, Robby kembali menjadi yang tercepat di atas Reza Alipour Shenazandifard, Matteo Zurloni (Italia) dan Qihang Xu (China) dengan waktu 4,84 detik.
Robby kembali menjadi yang tercepat ketika melakoni babak semifinal dengan waktu 4,82 detik mengungguli Ryo Omasa, Ziyu Zhou (China) dan Reza Alipour Shenazandifard, yang membuat dirinya melenggang ke final dan meraih medali emas.
Baca juga: Berthdigna berlaga di World Climbing Series Guiyang sebelum AG 2026
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































