Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengingatkan jajarannya untuk bersiap mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino terhadap perekonomian ibu kota.
“Secara resmi BMKG sudah menyampaikan bahwa El Nino akan dimulai pertengahan April sampai dengan September. Artinya, ini cepat atau lambat pasti akan memengaruhi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Pramono di Balai Kota, Kamis.
Menurut dia, kondisi El Nino dapat memengaruhi berbagai sektor, mulai dari ketersediaan pangan hingga stabilitas harga di pasar.
Selain dampak El Nino, Pramono juga mengingatkan jajaran untuk bersiap menghadapi tantangan di tengah tekanan global lainnya, seperti konflik geopolitik Amerika-Israel dan Iran yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan harga energi.
Oleh karena itu, ia meminta Pemprov DKI Jakarta untuk menyiapkan langkah antisipasi, terutama dalam jangka pendek guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Pramono tetap optimistis ekonomi Jakarta dapat dijaga.
“Pemerintah DKI Jakarta harus mengambil langkah-langkah untuk jangka pendek mengatasi itu,” ungkap Pramono.
Ia menyebut, sejumlah indikator makro saat ini masih menunjukkan tren positif. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat mencapai 5,21 persen atau berada di atas rata-rata nasional.
Di sisi lain, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mendorong pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta berada pada kisaran 6,3-7,4 persen pada tahun 2027, untuk dapat mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,3-7,5 persen.
"Kami berharap DKI Jakarta bisa mendorong pertumbuhannya pada 2027 pada kisaran 6,3-7,4 persen yang disertai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penurunan kemiskinan dan juga pengangguran serta ketimpangan," kata Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN, Vivi Yulaswati.
Ia optimistis bahwa DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan juga kota global yang menyumbang sebesar 16,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, dapat menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen.
Baca juga: BPBD DKI bersiap hadapi musim kemarau 2025
Baca juga: Pram minta jajarannya pacu pertumbuhan ekonomi sesuai target presiden
Baca juga: Ekonomi Jakarta diharapkan tumbuh hingga 7,4 persen pada 2027
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































