Pertamina dukung ekosistem EV lewat Green Energy Station

3 hours ago 3
Saat ini total ada 761 SPBU yang sudah berbasis green energy station dan dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya

Yogyakarta (ANTARA) - Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menyampaikan Pertamina turut mendukung ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) melalui Green Energy Station yang menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

“Mereka (Green Energy Station) juga punya fasilitas EV charging SPKLU ya, baik itu untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Nah, ini juga salah satu bentuk Pertamina Patra Niaga support ekosistem EV. Kami siapkan,” ujar Eko dalam acara temu media yang digelar di Yogyakarta, Jumat.

Eko menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk perhatian Pertamina terhadap perjalanan para konsumennya.

Masyarakat yang memiliki kendaraan listrik, tutur dia, biasanya memiliki mobil konvensional yang masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

“Jadi, karena perjalanannya mereka sering ke SPBU, maka sekarang kita juga sedang mengembangkan (SPKLU) untuk SPBU-SPBU yang masih punya space cukup luas,” kata Eko.

Ia mengarahkan agar SPBU dengan area yang luas untuk mengembangkan fasilitas pengisian daya EV. Terutama, bagi SPBU yang berlokasi di kota-kota besar.

“Khususnya di kota-kota besar, supaya memudahkan konsumen mengakses energi, selain berbasis fuel juga berbasis electric vehicle,” ujar Eko.

Pertamina mencatat hingga saat ini terdapat 761 Green Energy Station. Lebih lanjut, Eko merinci terdapat 111 charging station untuk EV, 107 battery swapping station atau penukaran batre motor listrik.

“Saat ini total ada 761 SPBU yang sudah berbasis green energy station dan dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya,” kata Eko.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penjualan mobil naik 33,3 persen, dan khusus untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan mobil hybrid naik di atas 40 persen.

Pernyataan tersebut, menurut dia, selaras dengan data PLN yang mencatat konsumsi listrik pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang mencapai 62,4 juta kilowatt hour (kWh) hingga Juni 2026.

Realisasi selama enam bulan tersebut telah melampaui konsumsi listrik SPKLU sepanjang 2025 yang tercatat sebesar 48,5 juta kWh atau tumbuh 28 persen.

Selain melihat aktivitas ekonomi riil dari sektor otomotif, Airlangga juga menyoroti total penjualan listrik yang menunjukkan peningkatan sebesar 10,8 persen.

Apabila kenaikan konsumsi listrik dilihat berdasarkan konsumen, ia mengatakan konsumsi listrik untuk rumah tangga naik 12,3 persen, konsumsi listrik untuk bisnis naik sebesar 10 persen, dan konsumsi listrik untuk industri naik 6,5 persen.

Baca juga: Ketersediaan SPKLU di Indonesia terus meluas melalui skema kolaborasi

Baca juga: PLN perluas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |