Menekraf tekankan pentingnya penguatan ekosistem kreatif di daerah

2 weeks ago 8

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan pentingnya penguatan ekosistem kreatif dari berbagai daerah agar sektor ekonomi kreatif (ekraf) mampu menjadi tulang punggung pertumbuhan daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Kementerian Ekonomi Kreatif ke depannya lebih banyak memfokuskan untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ekraf sehingga bisa menghasilkan nilai tambah yang signifikan dan terus meningkat,” kata Riefky dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Dalam pertemuan dengan Pemerintah Kota Banjarbaru yang berlangsung di Autograph Tower pada Kamis (5/2), Riefky menyampaikan bahwa Komite Ekonomi Kreatif yang dilantik di Banjarbaru pada awal 2026 menjadi langkah strategis membangun ekosistem ekraf yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Baca juga: Kemenekraf perluas diplomasi musik Indonesia di Bangkok Music City

Baca juga: Kemenekraf hadirkan 12 gim lokal dengan kualitas berdaya saing global

Komite Ekraf Banjarbaru diharapkan mampu menjadi motor penggerak sektor kreatif daerah unggulan dengan inovasi berbasis komunitas.

“Dengan networking bersama Pemerintah Daerah Banjarbaru dan Komite Ekraf, kita bisa lebih menjalin kolaborasi dan komunikasi menuju pengembangan Banjarbaru sebagai Kota Kreatif,” katanya.

Kolaborasi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif akan diusahakan melalui pemetaan dan database ekraf (database mapping). Dengan begitu pendataan terhadap pegiat ekonomi kreatif untuk 17 subsektor bisa terintegrasi dalam program bantuan, pelatihan, maupun fasilitasi dari pemerintah yang tepat sasaran.

“Tugas kementerian bersama pemda yaitu mengkurasi para pegiat ekraf mana yang mau dibawa dari local hero ke tingkat nasional dan dilanjutkan dari national champion go global. Jadi, mereka bisa mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau investor dari bisnis financing dengan pasar yang tepat,” ujar Riefky.

Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga Kementerian Ekraf Rian Syaf berharap semua kepala daerah bisa menganggap penting untuk membuat nomenklatur ekraf biar semangat ekonomi kreatif lebih hidup di daerah.

Tahun ini diharapkan ada 30 provinsi dan 89 kabupaten/kota yang sudah punya nomenklatur ekonomi kreatif yang bisa digabungkan dengan dinas terkait atau mandiri.

Ketua Harian Komite Ekraf Banjarbaru Narwanto menambahkan pemerintah setempat menetapkan Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2023 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif untuk memberikan kepastian hukum, fasilitasi, dan arah kebijakan yang komprehensif bagi 17 subsektor ekraf yang ada di Banjarbaru.

“Kami sudah siapkan roadmap atau peta jalan Banjarbaru menuju Kota Kreatif. Alhamdulillah, respon audiensi hari ini berjalan baik dan bisa menyelaraskan linear dengan dukungan program-program dari Kementerian Ekraf yang bisa dikolaborasikan bersama Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Baca juga: Wamenekraf: Kolaborasi musik dengan Korsel perluas karya musisi RI

Baca juga: Wamenekraf dukung penguatan ekosistem sulih suara membentuk asosiasi

Baca juga: Kemenekraf jajaki kolaborasi untuk memperbanyak layar bioskop

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |