Jakarta (ANTARA) - Berita seputar isu ekonomi yang tayang kemarin, masih menarik untuk dibaca hari ini, Senin. Mulai dari upaya pemerintah mewujudkan swasembada gula, hingga soal manfaat hilirisasi ekspor.
Berikut rangkuman beritanya:
Mentan tegaskan siap percepat peremajaan tebu demi swasembada gula
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan siap mempercepat program peremajaan tebu nasional guna mewujudkan swasembada gula dalam dua tahun sebagaimana target yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.
"Kami siap menjalankan arahan Bapak Presiden. Seluruh jajaran Kementerian Pertanian akan bekerja maksimal bersama pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, dan petani agar target swasembada gula dalam dua tahun dapat diwujudkan," kata Mentan, dalam keterangan yang terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (19/7).
Pertamina Patra Niaga pastikan penyaluran BBM di Sumbar kembali stabil
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan penyaluran BBM di wilayah Sumatera Barat kembali stabil seiring membaiknya kondisi jalur distribusi di sejumlah ruas utama.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/7), mengatakan berbagai upaya percepatan distribusi didukung semakin kondusifnya kondisi lalu lintas, membuat mobil tangki kembali dapat menjangkau SPBU dengan waktu tempuh yang semakin optimal.
Menkop gaet milenial dan Gen Z kenal koperasi lewat "Gen Coop Run"
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak milenial dan Gen Z mengenal koperasi melalui Gen Coop Run sebagai rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung semangat hidup sehat.
"Hari ini, pagi ini kita menyelenggarakan acara Gen Coop Run. (Kementerian) Koperasi ingin menyasar ke generasi muda, ke kalangan milenial dan Gen Z," kata Ferry ditemui usai melepas ribuan peserta Gen Coop Run di Jakarta, Minggu (19/7)
Mentan tegaskan isu pembelian tanah warga Papua Rp100.000/ha tak benar
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan isu pembelian tanah masyarakat Papua seharga Rp100 ribu per hektare tidak benar dan menegaskan lahan pertanian tetap menjadi milik masyarakat.
"Fitnah itu bertebaran. Salah satunya harga tanah Rp100 ribu per hektare. Itu fitnah yang sangat kejam terhadap pemerintah, termasuk kepada kami yang menjalankan program. Padahal faktanya sama sekali tidak demikian," kata Mentan dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (19/7).
NEXT: Hilirisasi ekspor ciptakan sumber ekonomi baru Indonesia
Kepala Riset NEXT Indonesia Center Ade Holis mengatakan penguatan hilirisasi dan diversifikasi ekspor menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya saing perdagangan Indonesia sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di tengah dinamika perdagangan global.
Menurut Ade, langkah strategis yang perlu dipercepat adalah pengembangan industri hilir pada sektor-sektor unggulan, seperti sawit, mineral, dan manufaktur, sehingga ekspor Indonesia semakin didominasi produk bernilai tambah tinggi.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































